Demo Mahasiswa
BEM UI Minta Maaf Jelang Demo BBM
BEM UI Minta Maaf Sebelum Demo "Turunkan BBM", Bundaran HI Diprediksi Macet
WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi demonstrasi bertajuk "Turunkan BBM" di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Menjelang aksi tersebut, BEM UI menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena kegiatan unjuk rasa diperkirakan akan berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama ibu kota.
Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya kenaikan harga BBM nonsubsidi yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Mahasiswa menilai kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih membuat kenaikan biaya energi berpotensi memperberat beban rumah tangga dan pelaku usaha.
Melalui informasi yang disampaikan menjelang aksi, BEM UI meminta pengertian masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas yang akan terjadi selama demonstrasi berlangsung.
"Kami meminta maaf kepada masyarakat atas potensi kemacetan yang mungkin terjadi di sekitar Bundaran HI dan kawasan Jakarta Pusat selama aksi berlangsung," demikian pesan yang disampaikan BEM UI menjelang pelaksanaan demonstrasi.
Massa aksi dijadwalkan berkumpul di kawasan Bundaran HI sebelum menyampaikan berbagai tuntutan kepada pemerintah.
Selain mendesak penurunan harga BBM, mahasiswa juga berencana menyuarakan kritik terhadap kebijakan energi yang dianggap belum berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Bundaran HI dipilih sebagai lokasi aksi karena merupakan salah satu titik strategis yang kerap menjadi pusat penyampaian aspirasi publik di Jakarta.
Namun, lokasi tersebut juga menjadi simpul lalu lintas penting yang menghubungkan sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman.
Karena itu, masyarakat yang akan beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat diimbau mengantisipasi kemungkinan terjadinya perlambatan arus kendaraan.
Pengguna jalan disarankan mencari jalur alternatif atau menyesuaikan waktu perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas yang berpotensi terjadi sejak pagi hingga siang hari.
Sejumlah ruas jalan menuju Bundaran HI diperkirakan akan mengalami peningkatan volume kendaraan seiring berkumpulnya massa aksi.
Aparat kepolisian juga diperkirakan melakukan pengaturan lalu lintas dan rekayasa arus kendaraan secara situasional untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mengamankan jalannya demonstrasi.
Hingga Kamis malam, belum ada informasi mengenai jumlah pasti peserta yang akan mengikuti aksi tersebut.
Namun, BEM UI menyatakan demonstrasi akan melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap isu harga energi dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.
Aksi "Turunkan BBM" menambah daftar demonstrasi mahasiswa yang belakangan kembali marak digelar untuk mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah.
Bagi para peserta aksi, demonstrasi merupakan bagian dari upaya menyampaikan aspirasi secara terbuka di ruang publik, sementara bagi masyarakat pengguna jalan, hari Jumat diperkirakan menjadi hari yang perlu diantisipasi dengan perencanaan perjalanan yang lebih matang.
| Aksi Dimulai, BEM UI Menuju Bundaran HI |
|
|---|
| Kawal Aksi Mahasiswa, Polda Metro Jaya Siagakan 6.088 Personel |
|
|---|
| Aparat Gabungan Siaga, Belum Ada Penutupan Jalan di Bundaran HI Jelang Demo BEM UI |
|
|---|
| Kenakan Baju Hitam dan Almamater Kuning, 1.000 Mahasiswa BEM UI Menuju Bundaran HI |
|
|---|
| Demo Ribuan Mahasiswa di Pusat Jakarta, Pengguna Jalan Diminta Waspada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aksi-bem-ui-demo.jpg)