Jumat, 5 Juni 2026

Berita Jakarta

Operasi Patuh Jaya 2026 Digelar, ETLE Drone Siap Mengawasi

Korlantas Polri menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari dengan dukungan ETLE statis, mobile, dan drone.

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Miftahul Munir
SIM DIGITAL - Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho usai meninjau proyek galian PAM Jaya yang menyebabkan kemacetan parah di Jalan TB Simatupang, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Kamis (4/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Agus menyampaikan Operasi Patuh jaya 2026 didukung teknologi ETLE statis, ETLE mobile, ETLE drone, dan ETLE handheld guna meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. 

Ringkasan Berita:
  • Korlantas Polri akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
  • Penindakan akan menyasar pelanggaran seperti tidak memakai helm, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, hingga tidak mengenakan sabuk pengaman.
  • Operasi ini didukung teknologi ETLE statis, ETLE mobile, ETLE drone, dan ETLE handheld guna meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR REBO - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 mulai 8 hingga 21 Juni 2026.

Operasi tersebut bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan edukatif, preventif, dan penegakan hukum.

Sejumlah pelanggaran akan menjadi sasaran penindakan selama operasi berlangsung.

Untuk pengendara sepeda motor, pelanggaran yang menjadi prioritas antara lain tidak menggunakan helm, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan telepon genggam saat berkendara, hingga pelanggaran lainnya yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Sementara bagi pengemudi kendaraan roda empat, petugas akan menindak pelanggaran seperti tidak menggunakan sabuk pengaman, tidak membawa surat-surat kendaraan, menggunakan telepon genggam saat mengemudi, menerobos lampu merah, dan pelanggaran lalu lintas lainnya.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, salah satu tujuan utama Operasi Patuh Jaya adalah menekan angka pelanggaran yang kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

"Termasuk juga bagaimana kami bisa mengurangi peristiwa kecelakaan. Jadi yang menjadi fokus adalah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas," kata Agus, Kamis (4/6/2026).

Dalam pelaksanaannya, Korlantas Polri akan memaksimalkan penggunaan teknologi penegakan hukum elektronik, mulai dari ETLE statis, ETLE Mobile, hingga ETLE Drone.

Selain itu, petugas juga akan menggunakan perangkat ETLE handheld yang dapat dibawa secara mobile untuk mendukung pengawasan di lapangan.

"Kami berharap Operasi Patuh ini dapat memberikan efek yang baik dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas," ujar Agus.

Menurutnya, ketertiban berlalu lintas merupakan kepentingan bersama yang harus dijaga seluruh pengguna jalan demi keselamatan.

"Ketertiban lalu lintas adalah bagian dari kepentingan bersama. Semoga tidak ada lagi peristiwa kecelakaan yang merugikan masyarakat," katanya.

Agus memastikan seluruh jajaran akan dikerahkan secara maksimal selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026.

"Karena Operasi Patuh ini hanya berlangsung 14 hari, kami akan mengoptimalkan pengawasan di jalur-jalur yang rawan pelanggaran," tandasnya.

SIM Digital Resmi Berlaku

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan Surat Izin Mengemudi (SIM) Digital kini telah resmi berlaku dan dapat ditunjukkan saat razia maupun pemeriksaan kendaraan oleh petugas kepolisian.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved