Jumat, 29 Mei 2026

Iduladha 2026

Wagub Rano Ingatkan Limbah 68 Ribu Hewan Kurban di Jakarta Jangan Sampai Cemari Lingkungan

Wagub Rano Ingatkan Limbah 68 Ribu Hewan Kurban di Jakarta Jangan Sampai Cemari Lingkungan

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
LIMBAH HEWAN KURBAN - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Balai Kota, Jakarta, Rabu (27/5/2026) mengingatkan masyarakat agar pengelolaan limbah hewan kurban dilakukan dengan benar agar tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan warga. Perayaan Iduladha 2026 di Jakarta tercatat ada sekitar 68 ribu hewan kurban. 

Ringkasan Berita:
  • Wagub DKI Jakarta Rano Karno mengingatkan masyarakat agar limbah hewan kurban tidak mencemari lingkungan saat Iduladha 2026.
  • Jumlah hewan kurban di Jakarta tahun ini mencapai hampir 68 ribu ekor sehingga pengelolaan limbah menjadi perhatian serius.
  • Rano optimistis masyarakat sudah memahami cara penyembelihan dan penanganan limbah kurban dengan benarL.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Perayaan Iduladha 2026 di Jakarta bukan hanya soal semangat berbagi dan ibadah kurban, tetapi juga menjadi perhatian serius pemerintah terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan dari proses penyembelihan hewan kurban dalam jumlah besar.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengingatkan masyarakat agar pengelolaan limbah hewan kurban dilakukan dengan benar agar tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan warga.

Imbauan itu disampaikan Rano di Balai Kota Jakarta, Rabu (27/5/2026), di tengah meningkatnya aktivitas penyembelihan hewan kurban di berbagai wilayah ibu kota.

Baca juga: APBN Biayai 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto

Menurutnya, tradisi kurban yang sudah berlangsung turun-temurun tetap harus diiringi kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam penanganan limbah seperti darah, kotoran, hingga sisa organ hewan.

“Pada dasarnya yang namanya penyembelihan itu secara tradisi mereka sudah paham,” kata Rano Karno.

Jakarta Potong Puluhan Ribu Hewan Kurban

Rano mengungkapkan jumlah hewan kurban di Jakarta tahun ini mencapai angka yang sangat besar, yakni hampir 68 ribu ekor.

“Tahun ini kalau menurut kemarin waktu kita ke Darmajaya ya, jumlah total kurban di Jakarta hampir 68.000 ekor,” ujarnya.

Besarnya jumlah hewan kurban membuat potensi munculnya limbah juga meningkat tajam.

Karena itu, pemerintah berharap masyarakat tidak mengabaikan aspek kebersihan selama proses penyembelihan dan distribusi daging berlangsung.

Menurut Rano, pengawasan menyeluruh terhadap seluruh lokasi penyembelihan tentu tidak mudah dilakukan karena tersebar di berbagai titik Jakarta.

Meski begitu, ia optimistis mayoritas masyarakat sudah memahami tata cara penanganan limbah kurban dengan baik.

Darah Hewan Harus Ditangani dengan Benar

Rano menjelaskan bahwa secara umum masyarakat sudah memiliki kebiasaan mengelola limbah kurban secara benar, termasuk membuat lubang penampungan darah agar tidak mengalir ke jalan maupun saluran air.

“Kalau mungkin dilihat pasti akan dibuat lubang untuk pemotongan hewan, darahnya akan ditampung,” katanya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved