Kamis, 14 Mei 2026

Idul Adha

Harga Sapi Melonjak Tinggi, Penjualan Kambing Kurban di Tanah Abang Kian Moncer

Pedagang di Pasar Kambing Tanah Abang menyebut permintaan kambing kurban meningkat jelang Iduladha 2026.

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
PENJUALAN HEWAN KURBAN - Suasana Pasar Kambing di Jalan Sabeni, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (13/5/2026). Permintaan kambing kurban di Pasar Kambing Jalan Sabeni, Tanah Abang, meningkat menjelang Iduladha 2026. Pedagang menyebut kenaikan harga sapi hingga Rp3-4 juta per ekor membuat masyarakat lebih memilih kambing yang harganya relatif stabil, mulai Rp3 juta hingga Rp10 juta. 

Ringkasan Berita:
  • Permintaan kambing kurban di Pasar Kambing Jalan Sabeni, Tanah Abang, meningkat menjelang Iduladha 2026. 
  • Pedagang menyebut kenaikan harga sapi hingga Rp3-4 juta per ekor membuat masyarakat lebih memilih kambing yang harganya relatif stabil, harganya mulai dari Rp3 juta hingga Rp10 juta.
  • Jenis kambing Senduro dan Rambon menjadi favorit pembeli. 
  • Aktivitas transaksi di pasar juga mulai ramai sejak pekan kedua Mei.

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, permintaan kambing di Pasar Kambing Jalan Sabeni, Tanah Abang, Jakarta Pusat mengalami peningkatan.  

Salah satu pedagang kambing di Tanah Abang, Farel (23), menyebut kenaikan harga sapi membuat masyarakat lebih memilih membeli kambing untuk kurban tahun ini. 

Menurutnya, tren penjualan hewan kurban biasanya berubah setiap tahun. Namun, untuk Iduladha kali ini, kambing menjadi hewan yang paling banyak dicari pembeli.

“Bergantian ya, misalkan tahun ini lebih laku kambing, nanti tahun depannya sapi. Kalau buat tahun ini kayaknya kambing yang lagi ramai,” kata Farel saat ditemui Wartakotalive.com di Pasar Kambing Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, meningkatnya minat masyarakat terhadap kambing dipicu naiknya harga sapi dibanding tahun lalu.

Ia menyebut harga sapi di tingkat pedagang mengalami kenaikan hingga Rp3 juta sampai Rp4 juta per ekor.

“Kalau sapi sekarang memang ada peningkatan harga. Tahun kemarin misalkan belanja Rp22 juta, sekarang bisa jadi Rp25 juta. Ada selisih sekitar Rp3 juta sampai Rp4 juta,” ujarnya. 

Baca juga: 145 Lokasi Penjualan Hewan Kurban di Jakarta Pusat Diawasi Sudin KPKP Jelang Iduladha 2026

Kenaikan harga sapi tersebut turut dirasakan kelompok masyarakat yang membeli sapi secara kolektif untuk kurban di masjid atau lingkungan tempat tinggal. 

“Kalau dulu iuran patungan sapi mungkin Rp3,5 juta per orang, sekarang bisa Rp4 juta per orang,” katanya.

Sementara itu, harga kambing dinilai relatif stabil dibanding tahun sebelumnya. Farel mengatakan kambing dijual mulai dari Rp3 juta hingga Rp10 juta tergantung ukuran dan jenisnya. 

“Kalau kambing enggak ada peningkatan harga. Standar saja seperti tahun kemarin,” ucapnya. 

Farel mengaku stok kambing menjelang Iduladha meningkat drastis dibanding hari biasa. Jika sehari-hari hanya menjual kambing untuk kebutuhan akikah dan konsumsi, menjelang Iduladha stok bisa mencapai 150 hingga 200 ekor.

“Kalau Iduladha pasti nambah stok. Sekarang saja kambing yang sudah ditandai pembeli ada sekitar 25 sampai 30 ekor,” katanya.

Untuk jenis kambing, ia menyebut kambing Senduro dan Rambon menjadi favorit pembeli karena bentuk tubuh dan kualitas dagingnya dinilai lebih baik.

“Kalau di sini yang paling laku kambing jenis Senduro sama Rambon. Orang lebih suka karena badannya bagus dan dagingnya juga lebih bagus,” jelasnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved