Kamis, 7 Mei 2026

Berita Jakarta

Pramono Kecewa Laga Persija vs Persib Batal DIgelar di GBK Senayan

Laga Persija vs Persib dipindah ke Samarinda demi keamanan, Gubernur Pramono tetap utamakan kondusivitas Jakarta.

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
PERSIJA VS PERSIB - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Selatan pada Rabu (6/5/2026). Pramono Anung mengaku kecewa laga Persija Jakarta vs Persib Bandung batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan dipindah ke Samarinda. 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa laga Persija Jakarta vs Persib Bandung batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan dipindah ke Samarinda. 
  • Keputusan diambil usai koordinasi dengan kepolisian demi alasan keamanan. 
  • Meski mengecewakan suporter, Pemprov menilai menjaga situasi Jakarta tetap kondusif lebih penting.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan kekecewaannya atas batalnya laga panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang semula direncanakan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/5) itu kini dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Pramono mengaku dirinya termasuk pihak yang kecewa atas keputusan tersebut.

Ia menegaskan bahwa rasa kecewa tidak hanya dirasakan oleh suporter, tetapi juga oleh dirinya sebagai kepala daerah.

“Saya jawab, saya termasuk yang kecewa. Jadi bukan hanya Jakmania atau siapa, saya termasuk yang kecewa,” ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Meski demikian, Pramono menekankan bahwa keputusan untuk tidak menggelar pertandingan di Jakarta telah melalui pertimbangan matang. 

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian, termasuk Kapolda, terkait situasi dan keamanan.

Menurutnya, alasan di balik pemindahan lokasi pertandingan dinilai masuk akal, terutama demi menjaga kondusivitas ibu kota.

“Apapun yang menjadi keputusan bersama untuk tidak dipertandingkan di Jakarta, sebagai Gubernur saya melihat ada reasoning atau alasan yang sangat masuk akal. Bagaimanapun, saya lebih baik menjaga Jakarta tetap adem, ayem, tentrem. Itu yang lebih utama,” jelasnya.

Baca juga: Atasi Banjir Seskoal Cipulir, Pemkot Jaksel Bangun 100 Sumur Resapan Tanpa Gunakan APBD

Pramono pun menegaskan bahwa meskipun dirinya sangat kecewa, stabilitas dan keamanan Jakarta tetap menjadi prioritas utama dibandingkan penyelenggaraan satu pertandingan sepak bola.

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Tauhid Indrasjarief atau yang akrab disapa Bung Ferry, mengungkap kronologi pemindahan venue laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung dari Jakarta ke Stadion Segiri, Samarinda.

Keputusan tersebut diambil setelah adanya rapat bersama pihak kepolisian di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Usai rapat Direktur Utama I.League selaku operator kompetisi, Ferry Paulus, menyatakan pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026 itu tidak bisa digelar di Jakarta karena faktor keamanan.

Bung Ferry menjelaskan, pihak kepolisian sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelum akhirnya diputuskan pertandingan tidak mendapat izin digelar di Jakarta.

“Pak Kapolda, Wakapolda dengan seluruh timnya beberapa hari lalu sempat datang ke Balai Kota untuk berdiskusi dengan Gubernur. Dari situ akhirnya keluar keputusan bahwa kita tidak boleh menyelenggarakan pertandingan di Jakarta,” ujar Bung Ferry.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved