Banjir Jakarta
Ungkap Penyebab Banjir Jakarta, Pramono Anung: 80 RT Terdampak, Surut dalam 3 hingga 4 Jam
BPBD DKI Jakarta melaporkan, 80 Rukun Tetangga (RT) dan tiga ruas jalan masih tergenang banjir hingga Selasa siang.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ringkasan Berita:
- BPBD DKI Jakarta melaporkan, 80 Rukun Tetangga (RT) dan tiga ruas jalan masih tergenang banjir hingga Selasa (5/5/2026) pukul 11.00 WIB
- Pada Selasa pagi, jumlah wilayah terdampak banjir mencapai 151 RT
- Genangan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Senin (4/5/2026), yang menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah pintu air dan pos pantau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, 80 Rukun Tetangga (RT) dan tiga ruas jalan masih tergenang banjir hingga Selasa (5/5/2026) pukul 11.00 WIB.
Pada Selasa pagi, jumlah wilayah terdampak banjir mencapai 151 RT.
Genangan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Senin (4/5/2026), yang menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah pintu air dan pos pantau.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, pihaknya mengambil langkah cepat dengan mengaktifkan seluruh pompa air saat banjir terjadi.
Baca juga: Tembok SDN di Tebet Barat Jakarta Selatan Roboh, Tidak Ada Korban hingga Area Kantin Terdampak
"Ketika banjir terjadi, saya perintahkan semua pompa diaktifkan, ketika hujan dari jam lima sampai jam delapan pagi, dalam waktu 3-4 jam kemudian banjirnya mulai surut," kata Pramono di Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa.
Pramono juga menanggapi keluhan musisi Katon Bagaskara yang terdampak banjir dan telah berkomunikasi langsung untuk merespons kondisi tersebut.
Menurutnya, banjir ini disebabkan dua faktor utama, yakni tingginya curah hujan serta kondisi sungai yang sedang proses pengerukan.
"Curah hujan memang tinggi, yang tidak kalah penting adalah pengerukan yang sekarang sedang dilakukan secara masif di sungai-sungai seperti Krukut, Pesanggrahan, dan Ciliwung," jelasnya.
Baca juga: 80 RT di Jakarta Masih Tergenang, Warga Kedaung Kali Angke Jakarta Barat Keluhkan Banjir Langganan
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca sedang tidak hujan.
Sampah yang menumpuk dapat menyumbat aliran air dan memicu banjir meskipun intensitas hujan tidak terlalu tinggi.
Pramono memastikan bahwa genangan yang terjadi pada Senin malam sebagian besar telah surut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan penanganan agar banjir dapat diminimalkan.
Banjir Rendam Kedaung Kali Angke
Berdasarkan pantauan di Jalan Gang H Musanif RT 01/RW 08, Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, Selasa pukul 11.00 WIB, air setinggi semata kaki orang dewasa masih menutup akses jalan utama pemukiman.
banjir Jakarta
Data banjir Jakarta
bencana banjir Jakarta
banjir di Jakarta
lokasi rawan banjir di Jakarta
titik rawan banjir di Jakarta
Pramono Anung
Pramono
| Banyak Motor Mogok Terobos Banjir Puri Kembangan, Air Capai 80 Cm |
|
|---|
| 80 RT di Jakarta Masih Tergenang, Warga Kedaung Kali Angke Jakarta Barat Keluhkan Banjir Langganan |
|
|---|
| Banjir Rendam Kedaung Kali Angke, Warga: 33 Tahun Jadi Langganan Tanpa Solusi |
|
|---|
| Langganan saat Hujan, Banjir Setinggi Mata Kaki Orang Dewasa Rendam Kedaung Kali Angke Jakarta Barat |
|
|---|
| Banjir di Jakarta, Warga Kebon Pala Jatinegara Jakarta Timur Tetap Bertahan di Rumah Masing-masing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Banjir-Jakarta-gts.jpg)