Selasa, 5 Mei 2026

Berita Jakarta

KRL Green Line Tanah Abang–Rangkasbitung Terkendala Percikan Api, Penumpang Terlantar Berjam-jam

Akibat insiden tersebut, arus perjalanan kereta di jalur tersebut belum dapat dilalui untuk sementara waktu.

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Penumpukan penumpang di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026) pukul 20.09 WIB.(Foto: Yolanda Putri Dewanti) 

“Kalau mau naik transportasi lain, takut macet,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, perjalanan KRL Commuter Line jurusan Tanah Abang–Rangkasbitung mengalami gangguan pada Senin (4/5/2026) sore.

Kendala ini terjadi akibat percikan api di jaringan listrik aliran atas (LAA) yang memaksa petugas memadamkan aliran listrik demi keselamatan.

Stasiun Kebayoran Lumpuh

Ribuan pengguna KRL Commuter Line rute Green Line (Tanah Abang–Rangkasbitung) terjebak dalam tumpukan luar biasa di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026) malam.

Gangguan operasional yang fatal ini terjadi akibat jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) di perlintasan Stasiun Jurangmangu–Pondok Ranji tersambar petir saat hujan mengguyur wilayah tersebut.

Pantauan di lokasi pada pukul 18.30 WIB menunjukkan peron satu arah Parung Panjang dan Rangkasbitung penuh sesak oleh lautan manusia dari ujung ke ujung.

Baca juga: Lumpuh Total! Gangguan Listrik di Stasiun Jurangmangu Bikin Penumpang KRL Jalur Hijau Terlantar

Tak hanya di area peron, kepadatan juga meluber hingga lantai atas stasiun, di mana para penumpang tampak kelelahan menunggu keamanan operasional kereta.

Salah satu penumpang, Supardin (25), mengaku sudah tertahan di stasiun sejak pukul 16.30 WIB.

Karyawan swasta yang bekerja di Palmerah ini memilih tetap menunggu meskipun kondisi belum pasti karena keterbatasan pilihan transportasi menuju arah Parung Panjang.

Petugas stasiun secara rutin memberikan informasi setiap lima menit melalui pengerasan suara untuk memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Percikan Api Picu Gangguan Operasional

Di sisi lain, KAI Commuter menyampaikan gangguan operasional terjadi karena adanya percikan api di tiang LAA.

“Untuk keselamatan dan perjalanan Commuter Line dan Jaringan LAA, untuk sementara aliran LAA dimatikan sementara,” ujar Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan saat dikonfirmasi.

Pemadaman ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi risiko lebih besar di jalur kereta.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved