Rabu, 13 Mei 2026

UMKM

Cara Sandiaga Uno Bikin Ibu Rumah Tangga Berdaya dan Buka Lapangan Kerja

Lewat pelatihan baking dan pemasaran digital, Sandiaga Uno bantu ibu rumah tangga mandiri dan buka peluang usaha.

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
UMKM - Para peserta pelatihan Baking Butter-Tteok dan pemasaran dengan menggunakan AI di RPTRA Hati Suci, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (29/4/2026). Sebanyak 80 orang ibu rumah tangga mengikuti pelatihan yang digelar YIS itu. 

Ringkasan Berita:
  • Melalui Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Uno menggelar pelatihan bagi ibu rumah tangga di Jakarta dan Banten untuk meningkatkan keterampilan usaha.
  • Program ini mencakup produksi, pemasaran digital berbasis AI, hingga pendampingan bisnis.
  • Peserta juga berpeluang masuk inkubasi dan tampil di Demo Day 2026.
  • Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian perempuan sekaligus membuka lapangan kerja baru.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Buka lapangan kerja dan hadirkan kemandirian bagi ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar sejumlah pelatihan.

Pelatihan tersebut berlangsung di dua lokasi.

Pelatihan pertama digelar di RPTRA Hati Suci, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (29/4/2026).

Dalam pelatihan yang digelar bersama Espas Indonesia itu sebanyak 80 orang ibu rumah tangga diajarkan Pemasaran Produk Pelatihan Baking Butter-Tteok dengan menggunakan AI.

Sehari berikutnya, YIS Bersama Rumah Zakat menggelar Workshop Baking and Cooking Singkong Thailand Creamy dan Banana Nugget.

Pelatihan yang diikuti 50 ibu rumah tangga itu digelar di Desa Sukadalem, Serang, Banten pada Kamis (30/4/2026).

Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pelatihan ini dirancang untuk menciptakan peluang usaha bagi perempuan, khususnya ibu rumah tangga.

Baca juga: Cara Sukinah dan Ayahnya Buka Peluang Usaha, Sulap Limbah Rajungan Jadi Cuan

Menurut dia, program ini tidak hanya berfokus pada keterampilan produksi, tetapi juga mencakup pemasaran digital, pengembangan usaha, hingga pendampingan berkelanjutan.

"Peserta diharapkan terus mengasah kemampuan dan akan didampingi hingga mampu melahirkan produk atau brand sendiri," ungkap Sandiaga Uno.

Ia menambahkan, program 'Perempuan Berdaya' yang diinisiasi YIS menjadi salah satu upaya mendorong pelaku usaha mikro naik kelas.

Peserta yang mengikuti pelatihan berkesempatan masuk tahap inkubasi hingga tampil dalam 'Demo Day Perempuan Berdaya' pada akhir 2026.

Dalam tahap tersebut, peserta akan mendapatkan pendampingan lanjutan, akses permodalan, serta kesempatan mempresentasikan produk di tingkat nasional.

Dirinya juga membagikan kiat memulai usaha kepada para peserta. 

Menurutnya, membangun jejaring menjadi kunci penting dalam mengembangkan bisnis.

"Silaturahmi itu penting dalam dunia usaha. Dari setiap pertemuan, selalu ada peluang dan berkah yang bisa kita manfaatkan," katanya.

Melalui rangkaian pelatihan ini, Sandiaga Uno berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri untuk memulai usaha.

"Tujuannya agar emak-emak bisa mandiri dan buka lapangan kerja," tutupnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved