Tabrakan KRL VS Argo Bromo Anggrek
Takziah ke Rumah Duka Korban Tabrakan Kereta, Rano Karno: Empat Orang Itu Warga Jakarta
Wagub DKI sebut empat korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi merupakan warga Jakarta
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut empat dari 15 korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur merupakan warga Jakarta.
- Pemprov DKI telah mengerahkan BPBD, PMI, dan Damkar untuk membantu penanganan serta mendukung keluarga korban.
- Ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, empat dari belasan korban tewas dalam kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam, adalah warga Jakarta.
“Berdasarkan informasi dari 14 korban (data terakhir), empat orang itu warga Jakarta,” ujar Rano di rumah duka Nuryati (62), salah satu korban meninggal dunia di Jalan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026) siang.
"Walaupun yang satu ada guru dia tinggal di Cikarang, saya enggak sempat datang ke rumah beliau tapi kepala dinas sedang menuju ke sana," sambungnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata Rano, langsung mengerahkan bantuan sejak malam kejadian.
Sejumlah unsur seperti BPBD, PMI, dan Dinas Pemadam Kebakaran turut dikerahkan ke lokasi untuk membantu penanganan pascakecelakaan.
"Tadi semalam saya melihat di televisi kejadian di Bekasi, dan langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi. Insya Allah turun BPBD kita turun ke Bekasi, kemudian PMI kita juga turun ke Bekasi, bahkan juga sebagian teman-teman dari Damkar juga turun ke Bekasi," tutur dia.
Selain itu, Pemprov DKI juga memberikan dukungan bagi keluarga korban, termasuk dalam proses pemakaman.
Rano menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga terjadi setelah adanya kendaraan yang mogok di jalur rel sebelum tabrakan terjadi.
"Ya sekali lagi inilah musibah yang memang tidak bisa kita hindari, tapi mudah-mudahan bisa harus segera dievaluasi. Karena kalau kita lihat runutan kejadiannya, yaitu ada sebuah taksi yang mogok di atas jalur kan, kemudian terjadilah benturan," kata dia.
"Nah, setelah itu memang ya agak terkejut saya juga melihat situasi gerbong perempuan hancur ya. Itu bingung saya bagaimana caranya, berarti kan keras, sangat keras sekali. Nah jadi sekali lagi ini menjadi bagian kita juga mengevaluasi," tambahnya.
Sementara itu, pantauan Warta Kota di rumah duka Nuryati (62), Selasa siang, tampak sejumlah karangan bunga dari sejumlah tokoh.
Beberapa di antaranya adalah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Kemudian ada juga dari Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid.
Korban Tewas Bertambah Jadi 15 Orang
Menteri PPPA Jamin Pemulihan Korban Tabrakan Kereta
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) siang.
| Insiden Tabrakan Maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, KAI Dirikan Posko Darurat |
|
|---|
| Evaluasi Keselamatan KRL, Menteri PPPA Minta Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah |
|
|---|
| Kata Sopir Taksi Hijau yang Diduga Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Hingga 14 Perempuan Meninggal |
|
|---|
| Kepala Disdik DKI Jakarta Datangi Rumah Duka Guru SD Nurlaela Korban Tabrakan Kereta Api di Bekasi |
|
|---|
| Masih Syok, Asisten Masinis KA Argo Bromo Anggrek Jelaskan Kronologi Tabrak KRL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/TABRAKAN-KERETA-Wakil-Gubernur-DKI-Jakarta-Rano-Karno-melayat-ke-rumah-duka-Nuryati.jpg)