Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Jakarta

Aksi Nekat di Tengah Sunyi: Dua ART Terjun dari Lantai Empat Rumah Kos, Polisi Selidiki Motif

Pantauan di lokasi pada Jumat (24/4/2026) siang menunjukkan bahwa rumah kos tersebut berada di area gang sempit dan buntu.

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
ART TEWAS - Lokasi dua ART lompat dari rumah kost di Jalan Walahar Buntu, Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (24/4/2026) siang. Dua ART tersebut diduga kabur dari majikan dengan melompat dari lantai 4 kos, satu orang tewas dan satu orang terluka. 

Ringkasan Berita:
  • Dua ART melompat dari kos 4 lantai di Benhil; satu tewas, satu luka patah tangan.
  • Lokasi berada di gang sempit, minim penerangan, dan akses terbatas.
  • Korban sempat hidup, dievakuasi ke RSAL Mintohardjo; satu tak tertolong.
  • Polisi selidiki motif; korban diduga kabur karena tak tahan perlakuan majikan.

 

 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Peristiwa tragis yang menimpa dua asisten rumah tangga (ART) di Jalan Walahar Buntu, Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026) malam menyisakan duka.

Dua ART perempuan dilaporkan melompat dari sebuah rumah kos berlantai empat. Akibat kejadian tersebut, satu korban meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka serius berupa patah tangan.

Pantauan di lokasi pada Jumat (24/4/2026) siang menunjukkan bahwa rumah kos tersebut berada di area gang sempit dan buntu.

Lingkungan sekitar terbilang sepi, dengan minim penerangan, terutama pada malam hari.

Bangunan rumah tampak berpagar besi berwarna hitam dengan model teralis, sehingga bagian teras masih bisa terlihat dari luar. Di halaman depannya, hanya terlihat satu unit mobil terparkir.

Di titik kejadian, pihak kepolisian telah memasang tanda berupa bulatan bernomor 1 dan 2 sebagai penanda lokasi jatuhnya kedua korban.

Baca juga: Soroti Kasus ART Kabur di Benhil, Kriminolog: Bukti Lemahnya Perlindungan PRT

Meski garis penyelidikan masih berlangsung, suasana di sekitar lokasi tampak nyaris tanpa aktivitas.

Hanya sesekali terlihat kurir paket yang datang silih berganti, serta beberapa warga yang melintas untuk membeli sayur dari gerobak.

Meski terdapat pos sekuriti di bagian depan rumah, tidak terlihat adanya petugas yang berjaga saat lokasi dipantau. Dari tampak depan, bangunan tidak terlihat memiliki empat lantai. 

Namun, dari sisi samping, terlihat jelas struktur bangunan yang menjulang hingga empat tingkat.

Pada lantai satu hingga lantai tiga, terlihat deretan kamar kos dengan koridor di bagian depan.

Sementara itu, lantai paling atas dibatasi oleh tembok dengan tambahan teralis besi di bagian tengahnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved