Selasa, 21 April 2026

Kecelakaan

Kronologi Tewasnya Anggota PPSU yang Tertabrak Mobil di Pejaten Barat Jaksel

Petugas PPSU meninggal dunia setelah mobil diduga oleng dan menabraknya di Jakarta Selatan.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
KECELAKAAN - Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berinisial BP (40) meninggal dunia usai diduga ditabrak mobil di Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Rabu (15/4/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang petugas PPSU berinisial BP (40) meninggal dunia usai diduga ditabrak mobil saat sedang menyapu di Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
  • Mobil yang dikemudikan AS (30) diduga kehilangan kendali hingga oleng ke kanan dan menabrak korban.
  • Polisi menyebut pengemudi tidak dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan, dan kecelakaan diduga terjadi karena kurangnya konsentrasi saat berkendara.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berinisial BP (40) meninggal dunia usai diduga ditabrak mobil di Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Rabu (15/4/2026) siang.

Peristiwa ini bahkan viral di media sosial, seperti yang diunggah akun Instagram @jakarta.infoo.

Dari video tersebut, seorang pria berseragam warna oranye terlihat terbaring di dalam angkutan kota atau angkot.

“Ada insiden, ditabrak cuma Alhamdulillah ada yang tanggung jawab cuma kondisinya begini,” kata perekam video, yang sebut korban bernama Beno, anggota PPSU Kelurahan Ragunan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, angkat bicara.

Ia mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban sedang menyapu di pinggir jalan. 

Mobil yang dikemudikan AS (30) diduga kehilangan kendali hingga oleng ke kanan dan menabrak korban.

Baca juga: Rossa Resmi Polisikan 78 Akun Medsos Terkait Fitnah Operasi Plastik

“Lagi nyapu, mungkin ada selip, mobil oleng ke kanan,” kata Mujiyanto, dikutip Jumat (17/4/2026).

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi kemudian dinyatakan meninggal dunia.

“Korban meninggal di rumah sakit, bukan di tempat kejadian,” ujar Mujiyanto.

Polisi telah mengamankan pengemudi untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Hasil sementara menunjukkan pengemudi tidak berada di bawah pengaruh alkohol maupun obat-obatan.

Kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya konsentrasi saat berkendara.

"Hanya kurang konsentrasi, kemudian mobilnya oleng ke kanan itu. Keluarga korban sama penabrak kemarin udah dikunjungi,” tuturnya. (m31)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved