Berita Jakarta
Sistem Booking Royaltrans Picu Kepadatan, Pramono Minta Transjakarta Evaluasi
Aturan baru Royaltrans wajib booking online picu antrean, dinilai minim sosialisasi.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Perubahan sistem Royaltrans yang mewajibkan pemesanan kursi online menuai keluhan dan memicu kepadatan penumpang, terutama di rute Cibubur.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai kurangnya sosialisasi menjadi penyebab utama.
- Transjakarta menyebut kebijakan ini untuk meningkatkan kenyamanan, namun mengakui adanya kendala di lapangan dan kini melakukan penyesuaian, termasuk memberi fleksibilitas pemesanan di hari keberangkatan.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perubahan sistem layanan Royaltrans yang mewajibkan pemesanan kursi secara online menuai keluhan dari masyarakat.
Kebijakan baru yang diterapkan oleh Transjakarta ini justru memicu kepadatan penumpang di sejumlah titik keberangkatan pada pagi hari.
Keluhan paling banyak datang dari pengguna di rute Cibubur.
Mereka yang sebelumnya terbiasa membeli tiket langsung di halte mengaku tidak mendapat informasi memadai terkait aturan baru tersebut.
Akibatnya, kebingungan tak terhindarkan dan penumpukan penumpang pun terjadi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai kondisi ini terjadi karena kurangnya sosialisasi dari pihak penyelenggara layanan.
Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan baru seharusnya disertai masa transisi agar dapat dipahami masyarakat.
"Nanti akan kami sempurnakan, perbaiki. Tapi intinya apapun kebijakan itu harusnya ada jeda waktu untuk melakukan sosialisasi. Ini kan terlihat kalau memang belum ada sosialisasi," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Baca juga: Polri Hapuskan Syarat KTP Pemilik Lama untuk Pajak Kendaraan Bekas, Berlaku di Seluruh Indonesia
Di sisi lain, pihak Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa sistem pemesanan kursi ini merupakan bagian dari inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
"Implementasi sistem booking seat (pemesanan kursi) adalah Inovasi yang dihadirkan untuk memberikan kepastian tempat duduk serta pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, pasti, dan terencana bagi pelanggan," tutur Ayu dalam keterangannya.
Meski demikian, implementasi di lapangan belum berjalan mulus.
Sejumlah penumpang masih kesulitan beradaptasi, terutama mereka yang belum terbiasa menggunakan aplikasi untuk melakukan reservasi.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Transjakarta mengaku telah melakukan sejumlah penyesuaian, baik secara teknis maupun operasional.
Upaya ini dilakukan untuk memperbaiki pengalaman pengguna ke depan.
| Kunjungan Mal di Jakarta Merosot 20 Persen Imbas Rupiah Melemah |
|
|---|
| Lantik 884 Pejabat Pemprov DKI Jakarta, Ini Pesan Pramono Anung |
|
|---|
| Pramono Anung Lantik 884 Pejabat, Tekankan Inovasi dan Pelayanan Cepat |
|
|---|
| Tagih Janji, Pedagang Taman Puring Tolak Rencana Alih Fungsi Jadi Taman Difabel |
|
|---|
| Peluru Nyasar Tembus Plafon Rumah Kontrakan di Ciracas Jaktim, Ini Penampakannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ROYALTRANS-Pramono-Anung-di-Balai-Kota-Jakarta-Gambir-Jakarta-Pusat-pada-Rabu-1542026.jpg)