Pembunuhan
Dipicu Hal ini, Mantan Suami Siri Tega Bunuh Cucu Mpok Nori, Dwintha Anggary
Cucu Mpok Nori, Dwintha Anggary di Jakarta Timur tewas dibunuh mantan suami siri, pelaku diduga cemburu dan sempat hendak kabur ke Irak.
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Dwintha Anggary (37), cucu Mpok Nori, ditemukan tewas di kontrakannya di Jakarta Timur. Polisi menyebut motif pembunuhan oleh mantan suami sirinya, Rashad Fouad Tareq Jameel, dilatarbelakangi cemburu.
- Korban tewas akibat luka senjata tajam.
- Pelaku sempat berencana kabur ke Irak sebelum ditangkap di Tol Tangerang-Merak.
- Ia terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Motif lain dalam kasus pembunuhan Dwintha Anggary (37), cucu seniman Betawi legendaris, kembali terungkap.
Diketahui, Dwintha ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Gang Daman I, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026).
Korban diduga dibunuh oleh mantan suaminya, Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad, warga negara Irak.
Berdasarkan hasil penyelidikan, motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi rasa cemburu. Pelaku mengaku beberapa kali memergoki korban menjalin hubungan dengan pria lain hingga memicu pertengkaran.
“Dari hasil pemeriksaan, motif di balik pembunuhan ini karena tersangka cemburu terhadap korban,” ujar Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah, Senin (23/3/2026).
“Tersangka, yang merupakan suami siri korban, mengaku beberapa kali memergoki korban menjalin hubungan dengan pria lain,” sambungnya.
Keributan tersebut berujung pada perkelahian antara pelaku dan korban. Dalam insiden itu, korban mengalami luka senjata tajam di bagian leher yang menyebabkan meninggal dunia.
Setelah kejadian, pelaku berencana melarikan diri ke negara asalnya di Irak. Namun, sebelum itu, ia berniat bersembunyi di wilayah Sumatera sambil menunggu situasi aman.
Baca juga: Tragedi Berdarah Cipayung: Cemburu Buta Picu WNA Irak Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori
“Usai membunuh korban, tersangka berencana melarikan diri ke Irak. Namun, sambil menunggu situasi tenang, tersangka berniat bersembunyi terlebih dahulu di Sumatera,” tuturnya.
Pelaku kemudian ditangkap di rest area Tol Tangerang–Merak saat berupaya melarikan diri menuju Sumatera.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 458 subsider Pasal 468 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Ditemukan Tewas
Sebelumnya, Dwintha Anggary ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya di Jalan Daman I, RT 08/02, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026).
Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, membenarkan bahwa korban merupakan cucu seniman Betawi legendaris tersebut berdasarkan keterangan warga sekitar.
“Iya, menurut tetangga begitu (cucu Mpok Nori),” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/2026).
Kakak kandung korban, Aji Dwi Cahyadi, juga membenarkan hal tersebut.
| Hari ini 3 Oknum TNI Jalani Sidang Perdana Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
|
|---|
| Reka Adegan ke-21 Ungkap Posisi Mengenaskan Cucu Mpok Nori saat Dibunuh |
|
|---|
| Mutilasi Pria dalam Freezer di Bekasi, Polisi Tangkap Penadah Barang Milik Korban |
|
|---|
| Anjing Pelacak Temukan Potongan Tubuh Pedagang Ayam Geprek yang Dibuang Pelaku di Cariu Bogor |
|
|---|
| Dikejar Sampai Majalengka, Begini Detik-detik Penangkapan Pelaku Mutilasi Bos Ayam Goreng Bekasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pembunuhan-di-Karawang-dibuang-jasadnya-di-saluran-air.jpg)