Berita Jakarta
Pemkot Jakarta Barat Ajak Warga Bersinergi Hadapi Cuaca Ekstrem
Iin Mutmainnah dorong kolaborasi masyarakat dalam program kerja bakti 'Gerebek Saluran' untuk antisipasi banjir dan genangan pasca-Idulfitri.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Jakarta Barat mengajak masyarakat berperan aktif menghadapi cuaca ekstrem yang beberapa pekan terakhir melanda wilayahnya.
- Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah strategis, termasuk optimalisasi pompa, pengerukan saluran air, dan rencana pembangunan waduk Kamal untuk mengurangi debit air di Kalideres dan Cengkareng.
- Iin mengajak warga mengikuti kegiatan “Gerebek Saluran” setelah Idulfitri untuk membersihkan saluran dari sedimen dan sampah.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat mengajak masyarakat berkolaborasi menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menjelaskan secara geografis wilayah Jakarta Barat merupakan daerah yang rawan genangan karena memiliki dataran rendah serta menjadi lintasan aliran air dari wilayah hulu.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menangani genangan maupun banjir.
“Ada beberapa poin utama yang sedang dijalankan pemerintah untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem, antara lain dari sisi infrastruktur pompa dan pengerukan saluran air,” kata Iin, Minggu (15/3/2026).
Menurut Iin, Pemprov DKI Jakarta juga akan mengoptimalkan pemasangan rumah pompa serta melakukan pengerukan rutin pada saluran air dan kali.
Selain itu, pemerintah juga berencana membangun Waduk Kamal yang saat ini masih dalam tahap pembahasan.
Baca juga: Mudik Lebaran 2026, LRT Jabodebek Operasikan Ratusan Perjalanan dan Posko Siaga
“Fasilitas ini diproyeksikan untuk mengurangi beban debit air secara signifikan di wilayah Kalideres dan Cengkareng,” ujarnya.
Iin juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan “Gerebek Saluran” atau kerja bakti massal yang rencananya akan digelar setelah Hari Raya Idulfitri 2026.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh saluran air bersih dari sedimen dan sampah sebelum musim hujan berikutnya tiba,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iin mengingatkan bahwa penanganan berbagai persoalan perkotaan seperti banjir, sampah, dan kemacetan tidak dapat dilakukan pemerintah daerah sendiri.
Ia menilai diperlukan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah terjadinya banjir.
“Kami mengimbau warga untuk ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing. Masalah sampah yang menyumbat saluran setelah banjir harus kita selesaikan bersama, mulai dari sumbernya,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, mengapresiasi dedikasi para ketua RT, RW, serta kader masyarakat yang menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah di lapangan.
“Semoga sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat ini dapat membawa manfaat nyata bagi seluruh warga Jakarta Barat,” ujar Andri. (m26)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Warga TPU Kamal Diberi Waktu Sehari Sebelum Pembongkaran Bangunan Liar |
|
|---|
| 4 Pekerja Proyek Tewas di Jagakarsa, Polisi Jadwalkan Periksa Pemilik Gedung |
|
|---|
| Tepi Jalan di Kalisari Pasar Rebo Jakarta Timur Kini Steril setelah Viral Laporan di Aplikasi JAKI |
|
|---|
| Setelah Momentum Idulfitri, Dukcapil Jaksel Gelar Bina Kependudukan untuk Pendatang Baru |
|
|---|
| Modernisasi, Pramono Revitalisasi Pasar Gardu Asem dan Pasar Kramat Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/CUACA-EKSTREM-Wali-Kota-Jakarta-Barat-Iin-Mutmainah.jpg)