Lebaran
Pramono Gratiskan Transportasi-Punya KJP Bebas Masuk Ancol hingga Ragunan
Gubernur Pramono Anung umumkan TransJakarta, MRT, LRT, dan wisata gratis bagi warga Jakarta selama dua hari Idulfitri 1447 H.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan sejumlah kebijakan bagi warga yang tetap berada di ibu kota selama libur Idulfitri 1447 H.
Salah satunya dengan menggratiskan layanan transportasi umum di Jakarta selama dua hari pada momen Lebaran.
Kebijakan tersebut mencakup seluruh moda transportasi publik yang dikelola pemerintah daerah, seperti TransJakarta, Jakarta MRT, dan Jakarta LRT.
“Bagi yang tidak mudik, kami sudah tegaskan karena tema Jakarta adalah ‘Mudik ke Jakarta’, mereka akan kita perlakukan secara khusus. Pada tanggal Idul Fitri selama dua hari, kami akan menggratiskan seluruh transportasi yang ada di Jakarta,” kata Pramono saat ditemui di Pura Segara Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (15/3/2026).
Baca juga: 500 Anggota Paguyuban Demak Bintaro Nusantara Bintaro Mudik Gratis Bareng
Selain transportasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan fasilitas gratis bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di ibu kota.
“Kemudian, bagi pusat-pusat wisata seperti Ancol, Monas, Ragunan, dan sebagainya, bagi pemegang KJP tetap gratis,” ujar Pramono.
Adapun tempat wisata yang dimaksud antara lain Ancol Dreamland, Monas, serta Ragunan Zoo.
Pramono berharap kebijakan tersebut dapat membuat suasana Jakarta tetap hidup selama masa libur Lebaran, meski sebagian besar warga memilih pulang ke kampung halaman.
“Sehingga dengan demikian, kami mengharapkan Jakarta akan tetap semarak walaupun yang mudik hampir separuhnya,” jelas dia.
Pramono Minta Warga Lapor RT/RW dan Aktifkan Siskamling
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah antisipasi guna menjaga keamanan lingkungan selama periode mudik Lebaran 2026.
Pramono Anung, mengimbau warga yang akan meninggalkan ibu kota untuk terlebih dahulu melapor kepada pengurus lingkungan setempat.
Pramono mengatakan, pihaknya akan menerbitkan surat edaran resmi yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pedoman bagi masyarakat menjelang musim mudik.
“Jadi, kami akan membuat surat edaran yang akan ditandatangani oleh Sekda, meminta kepada warga yang mudik melaporkan terlebih dahulu, apakah kepada RT, RW, atau kelurahan setempat yang mau mudik,” ujar Pramono saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, pelaporan tersebut penting untuk memudahkan pemantauan keamanan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi tindak kriminal saat banyak rumah ditinggal pemiliknya.
Selain itu, Pemprov DKI juga akan kembali menggalakkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) selama masa mudik berlangsung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi permukiman tetap aman dan kondusif.
| Tutup Masa Angkutan lebaran 2026, KAI Daop 1 Catat Rekor 1,05 Juta Penumpang |
|
|---|
| Update Arus Balik Via KA: 727.000 Penumpang Tiba di Jakarta Periode 11-30 Maret 2026 |
|
|---|
| KA Siliwangi Jadi Primadona Angkutan Lebaran 2026 di Jawa Barat |
|
|---|
| Update Arus Balik Lebaran 2026: Okupansi Kereta Tembus 123,8 Persen Hari Ini |
|
|---|
| 42 Persen Kendaraan Pemudik Belum Kembali ke Jakarta, Korlantas Antisipasi Arus Balik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/LEBARAN-Pramono-Anung-di-Pura-Segara-Jakarta-Raya-Cilincing-Jakarta-Utara.jpg)