Rabu, 29 April 2026

Berita Jakarta

Pramono Tegaskan Ajakan 'Mudik ke Jakarta' Bukan Mengajak Orang Datang Menetap

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tegaskan ajakan “mudik ke Jakarta” bukan untuk menetap, tapi agar warga bisa menikmati kota saat Lebaran.

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
MUDIK DI JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (12/3/2026). Pramono tegaskan ajakan 'mudik ke Jakarta' bukan untuk menetap, tapi agar warga bisa menikmati kota saat Lebaran. 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan ajakan “mudik ke Jakarta” bukan untuk mengundang orang dari daerah menetap di ibu kota, melainkan memberi kesempatan menikmati Jakarta yang lebih lengang saat Lebaran.
  • Pemprov menyiapkan diskon wisata dan gratis transportasi publik dua hari, serta meminta warga yang mudik melaporkan keberangkatan ke RT/RW untuk menjaga keamanan rumah dan mencegah risiko kebakaran atau banjir.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai ajakan “mudik ke Jakarta” yang sempat ramai diperbincangkan selama periode libur Lebaran. 

Ia menegaskan bahwa ajakan tersebut tidak dimaksudkan sebagai undangan bagi masyarakat dari daerah untuk datang dan menetap di ibu kota.

Menurut Pramono, istilah “mudik ke Jakarta” kerap disalahartikan.

Ia menegaskan bahwa yang dimaksud adalah memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati suasana Jakarta yang biasanya lebih lengang saat momen Lebaran, ketika banyak warga ibu kota pulang ke kampung halaman.

"Itu bukan artinya mengharapkan masyarakat yang di kampung-kampung itu kemudian di mana-mana datang ke Jakarta untuk mudik, karena memang pasti mereka bukan tempatnya di Jakarta," kata Pramono di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Kuasa Hukum Indobuildco Laporkan Ketua PN Jakpus ke Komisi Yudisial

Pramono menjelaskan, pada periode Lebaran jumlah warga yang meninggalkan Jakarta biasanya cukup besar.

Kondisi tersebut membuat aktivitas kota menjadi jauh lebih sepi dibandingkan hari-hari biasa.

Situasi itu, kata dia, dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati berbagai fasilitas kota dengan suasana yang lebih nyaman.

"Jakarta kali ini memberikan ruang bagi siapapun orang untuk bisa menikmati Jakarta ketika Jakarta sedang lengang. Karena dari data-data yang ada, kemungkinan jumlah pemudiknya kurang lebih sama dengan tahun yang lalu," urai dia.

Untuk mendukung suasana tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah program bagi masyarakat selama libur Lebaran. 

Salah satunya berupa potongan harga atau diskon di berbagai destinasi wisata di Jakarta.

Selain itu, Pemprov DKI juga berencana menggratiskan layanan transportasi publik selama dua hari berturut-turut pada masa libur Lebaran.

"Sehingga dengan demikian, termasuk yang sudah saya putuskan adalah untuk transportasi, dua hari berturut-turut kami gratiskan semua transportasi atau pelayanan publik yang menggunakan transportasi yang ada di Jakarta," jelas Pramono.

Di sisi lain, Pramono mengingatkan warga yang akan pulang kampung untuk melaporkan rencana mudik mereka kepada pengurus lingkungan setempat. 

Langkah tersebut dinilai penting agar rumah yang ditinggalkan tetap terpantau selama pemiliknya berada di luar kota.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved