Berita Jakarta
Grogol Lumpuh! Anggota DPRD DKI Kenneth Sidak Proyek Flyover Latumenten: Jangan Sengsarakan Warga!
Grogol Lumpuh! Anggota DPRD DKI Kenneth Sidak Proyek Flyover Latumenten: Jangan Sengsarakan Warga!
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Budi Sam Law Malau
Ringkasan Berita:
- Anggota DPRD DKI Hardiyanto Kenneth melakukan sidak ke proyek Flyover Latumenten usai menerima banyak keluhan warga terkait kemacetan parah
- Kemacetan diperparah oleh angkot JakLingko yang berhenti di area bottleneck serta masih melintasnya truk kontainer; Kenneth mendesak Dishub segera melakukan pengalihan rute.
- Pihak Dishub DKI telah mengimbau penggunaan rute alternatif dan tengah bersurat ke pusat terkait regulasi pembatasan kendaraan besar di kawasan tersebut selama proyek berlangsung.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Proyek pembangunan Flyover Latumenten di kawasan Grogol, Jakarta Barat, kini menjadi sumber keluhan hebat bagi para pengguna jalan.
Penyempitan jalur yang ekstrem memicu kemacetan panjang hingga "mengunci" aktivitas masyarakat.
Kondisi ini memicu reaksi keras dari Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek, Senin (23/2/2026).
Baca juga: Jangan Telat Buka Puasa di Jalan, Pramono Peringatkan Jam Macet Baru di Jakarta Selama Ramadan
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan yang akrab disapa Bang Kent ini menyayangkan minimnya manajemen lalu lintas selama proyek berlangsung.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur strategis tidak seharusnya dibayar dengan kesengsaraan mobilitas warga setiap hari.
Bottleneck Ekstrem: Dari Tiga Lajur Jadi Satu
Dalam tinjauannya, Kent menemukan fakta mengejutkan bahwa Jalan Latumenten yang semula memiliki tiga lajur aktif kini menyusut drastis menjadi hanya satu lajur.
Hal ini diperparah dengan keberadaan angkot JakLingko yang kerap berhenti di titik rawan.
"Angkot berhenti persis setelah perlintasan kereta api. Ini memperparah kemacetan. Harusnya titik berhenti digeser ke depan setelah posisi bottleneck, supaya arus kendaraan tetap bergerak," ujar Kent yang juga menjabat Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI tersebut.
Tak hanya soal angkot, keberadaan kendaraan berat seperti truk kontainer dan bus besar yang masih melintas di jalur sempit tersebut juga menjadi sorotan.
Kent menuntut Dinas Perhubungan (Dishub) DKI segera mengambil langkah konkret untuk mengalihkan rute kendaraan besar.
Desak Dishub Bergerak Cepat
Kent menegaskan, ia mendukung penuh pembangunan flyover sepanjang 380 meter tersebut sebagai solusi jangka panjang mengurai hambatan di perlintasan kereta api.
Namun, ia meminta pengawasan di lapangan ditingkatkan secara konsisten.
Baca juga: Menanti JakLingko di Tengah Macet Jelang Kedatangan Prabowo Subianto
"Kita semua dukung pembangunan ini, tujuannya baik. Tapi prosesnya jangan sampai menyengsarakan masyarakat. Saya minta Dishub segera cari solusi, jangan tunggu masalah berlarut-larut," tegas Kepala BAGUNA PDI Perjuangan Jakarta itu.
| Bank Sampah Induk di Kacamatan Makasar Diresmikan, Munjirin Dorong Ekonomi Sirkular Warga |
|
|---|
| Satpol PP Jaksel Sita Ratusan Botol Miras Ilegal di Tebet dan Kebayoran Baru |
|
|---|
| Pengendara Motor Tabrak Petugas PPSU di Pasar Rebo Jakarta Timur, Begini Awal Kejadiannya |
|
|---|
| Parkir Liar di Bahu Jalan, 3 Mobil di Cipinang Melayu Diderek Petugas Sudinhub Jakarta Timur |
|
|---|
| Imbas Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo, LRT Jabodebek Jadi Transportasi Alternatif Warga Bekasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/SIDAK-PROYEK-GROGOL-Anggota-DPRD-DKI-Jaka.jpg)