Ramadan
Kepala Dinkes DKI Bagikan Tips Sahur dan Buka Puasa Sehat, Apa Saja?
Kepala Dinkes DKI Ani Ruspitawati bagikan panduan sahur dan berbuka sehat agar stamina dan imunitas terjaga selama Ramadan.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati membagikan tips memilih menu sahur dan berbuka puasa sehat dan seimbang.
- Sahur dianjurkan mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, lemak sehat, serta cukup cairan untuk mencegah dehidrasi.
- Saat berbuka, konsumsi air, kurma, dan makanan hangat secara bertahap sebelum menu utama bergizi seimbang.
- Warga juga diimbau tetap aktif berolahraga dan cukup istirahat selama Ramadan.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, membagikan sejumlah tips memilih menu sahur dan berbuka puasa yang sehat dan seimbang agar tubuh tetap bugar serta imunitas terjaga selama menjalankan ibadah Ramadan.
Menurutnya, pola makan yang tepat saat sahur dan berbuka menjadi kunci utama menjaga stamina, mencegah dehidrasi, serta menghindari gangguan kesehatan selama berpuasa.
Ani menjelaskan, prinsip utama sahur sehat adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mampu menyediakan energi secara bertahap sepanjang hari.
Karbohidrat kompleks menjadi pilihan utama karena mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana.
Masyarakat disarankan memilih nasi merah, oat, ubi jalar, roti gandum, maupun umbi-umbian sebagai sumber energi tahan lama.
Selain itu, asupan protein juga penting untuk menjaga massa otot sekaligus membantu tubuh tetap kenyang lebih lama. Sumber protein yang dianjurkan antara lain telur, dada ayam, ikan, daging sapi, tahu, dan tempe.
“Sayur dan buah juga wajib dikonsumsi karena kaya serat dan vitamin yang membantu menjaga sistem pencernaan serta meningkatkan daya tahan tubuh,” ujarnya.
Lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan dapat ditambahkan dalam porsi kecil sebagai cadangan energi tambahan.
Baca juga: Begini Awal Kontroversi Pernyataan “Cukup Aku Aja yang WNI” Alumni LPDP Ditegur, Suami Ikut Disorot
Perkuat Imunitas Lewat Pilihan Makanan
Untuk menjaga kekebalan tubuh selama puasa, Dinkes DKI menganjurkan konsumsi makanan padat nutrisi atau superfood yang kaya antioksidan, seperti kunyit, jahe, bawang putih, serta yogurt.
Buah yang mengandung vitamin C dan E, seperti jeruk, stroberi, dan kacang almond, juga dianjurkan guna membantu menjaga imunitas tubuh.
Sebaliknya, masyarakat diimbau menghindari makanan instan atau ultra-processed karena umumnya tinggi garam dan lemak yang dapat menurunkan kualitas kesehatan tubuh.
Kebutuhan cairan juga menjadi perhatian utama. Warga dianjurkan minum minimal dua hingga tiga gelas air putih saat sahur untuk mencegah dehidrasi selama berpuasa sekitar 13 jam.
Konsumsi buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, apel, melon, dan pepaya juga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Ani turut mengingatkan agar menghindari makanan terlalu asin, terlalu manis, pedas, maupun bersantan saat sahur karena dapat memicu rasa haus berlebihan serta gangguan pencernaan.
Saat berbuka puasa, Ani menyarankan masyarakat memulai dengan air putih atau air kelapa muda untuk mengganti cairan dan elektrolit tubuh.
| Berkah Preman Pensiun, Dadan Rustian Kini Bisa Bagi-bagi THR di Kampung Halaman |
|
|---|
| Kolaborasi Mondelez Indonesia dan Lembaga Wakaf MUI Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan |
|
|---|
| Ibas Ajak Kader Demokrat Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian di Momentum Ramadan |
|
|---|
| Gelar Bazar Sembako Murah Jelang Lebaran, Sandiaga Uno: Yuk Berbagi Berkah |
|
|---|
| Blueray Cargo Rayakan 24 Tahun Lewat Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kadinkes-DKI-Jakarta-Ani-Ruspitawati-di-Puskesmas-Grogol-Petamburan.jpg)