Selasa, 21 April 2026

Berita Jakarta

Pramono Anung Melarang Ormas Lakukan Sweeping Tempat Makan di Jakarta saat Ramadan

Gubernur DKI Jakarta Pramono tegas melarang razia rumah makan selama Ramadan.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
LARANGAN SWEEPING - Gubernur DKI Jakarta Pramono tegas melarang razia rumah makan selama Ramadan, Sabtu (14/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pramono menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan kerukunan antarumat beragama di tengah masa transisi perayaan besar di Jakarta
  • Terkait maraknya kekhawatiran masyarakat terhadap aksi sepihak organisasi kemasyarakatan (ormas), Pramono tegas melarang razia rumah makan selama Ramadan
  • Pramono menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kegiatan yang berpotensi menyulut keributan di tengah masyarakat

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pengamanan ibu kota menjelang masuknya bulan suci Ramadan 2026.

Pramono menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan kerukunan antarumat beragama di tengah masa transisi perayaan besar di Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).

Baca juga: Pramono Janji Tertibkan Pasar Palmerah yang Kembali Semrawut

Pramono menyoroti periode perayaan Imlek yang berlangsung sejak 13 hingga 17 Februari 2026.

Ia menyebut wajah Jakarta akan segera bersalin rupa dari suasana Imlek menuju persiapan menyambut bulan Ramadan dan Idul Fitri beberapa hari setelahnya.

"Saya ingin menegaskan bahwa itu harus penuh kedamaian dan kerukunan," kata Pramono Anung.

Baca juga: Gubernur Pramono Salat Subuh Berjemaah di Balai Kota, Bahas MTQ hingga Mudik Lebaran

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai persiapan matang untuk menyongsong bulan puasa.

Sebagai pemimpin daerah, ia merasa memikul tanggung-jawab besar untuk menjaga kondusivitas masyarakat Jakarta yang mayoritas beragama Islam.

Terkait maraknya kekhawatiran masyarakat terhadap aksi sepihak organisasi kemasyarakatan (ormas), Pramono tegas melarang razia rumah makan selama Ramadan.

Baca juga: Larang KJP Digadaikan, Pramono Anung Minta Dinas Pendidikan DKI Jakarta Memperketat Pengawasan

"Warga Jakarta mayoritas beragama Islam, sebagai gubernur, saya bertanggung jawab untuk itu, dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping," tegasnya.

Selain persoalan razia rumah makan, orang nomor satu di Jakarta ini juga memberikan atensi khusus terhadap kegiatan Sahur on the Road (SOTR).

Kegiatan turun ke jalan pada dini hari tersebut dinilai kerap memicu kerawanan sosial, termasuk potensi terjadinya tawuran antarkelompok.

Baca juga: Transjabodetabek Blok M-Bandara Beroperasi sebelum Lebaran, Pramono Bolehkan Penumpang Bawa Koper

Pramono menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kegiatan yang berpotensi menyulut keributan di tengah masyarakat.

"Hal yang menimbulkan kerawanan, keributan, saya nggak izinkan, tapi kalau yang menimbulkan kenyamanan, saya izinkan," katanya. (m27)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved