Kamis, 23 April 2026

Berita Jakarta

Stasiun LRT Cawang Sediakan Co-Working Space Gratis

LRT Jabodebek Cawang hadirkan co-working space gratis berkapasitas 48 orang untuk penumpang transit.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Miftahul Munir
COWORKING SPACE - Co-Working Space di Stasiun LRT Jabodebek punya kapasitas untuk 48 orang dan buka dari pukul 09.00-21.00 WIB, Kamis (12/2/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Stasiun LRT Jabodebek Cawang menyediakan co-working space gratis bagi penumpang setiap hari pukul 09.00-21.00 WIB. 
  • Fasilitas berkapasitas 48 orang ini dilengkapi meja kerja, AC, Wi-Fi gratis, dan colokan listrik. 
  • Ruang ini dihadirkan untuk memanfaatkan waktu transit penumpang agar tetap produktif. 
  • Sepanjang Januari 2026, Stasiun Cawang mencatat hampir 250 ribu pergerakan pengguna, sehingga fasilitas ini mendukung transformasi stasiun sebagai ruang publik modern dan produktif.

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Stasiun LRT Jabodebek Cawang memiliki ruang tunggu atau Co-Working Space yang dibuka setiap hari dari pukul 09.00-21.00 WIB.

Ruang ini dibuka secara gratis bagi penumpang yang ingin melanjutkan kerja secara online atau sekedar istirahat sebelum lanjutkan perjalanan.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan, ruang tersebut memiliki kapasitas hingga 48 orang.

"Fasilitas di sana dilengkapi meja dan kursi kerja, pendingin ruangan, akses Wi-Fi gratis, serta colokan pengisian daya perangkat elektronik," tuturnya, Kamis (12/2/2026).

Radhitya melanjutkan, Stasiun LRT Jabodebek Cawang dipilih sebagai lokasi Co-Working Space karena sebagai titik transit dari Jakarta menuju Bekasi.

Sepanjang Januari 2026, stasiun ini mencatat 136.383 pengguna tap-in dan 113.533 pengguna tap-out atau hampir 250 ribu penumpang perhari.

Pihak KAI melihat potensi waktu transit yang bisa dimanfaatkan lebih produktif.

Baca juga: Bank Jakarta Siap Dukung Pelita Jaya Jakarta Arungi Musim Kompetisi Bola Basket 2026

"Tingginya arus pengguna LRT Jabodebek di Stasiun Cawang membuat waktu tunggu menjadi bagian dari rutinitas harian banyak pekerja. Kini, waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk membalas email, mengikuti rapat daring, menyelesaikan tugas, atau sekadar mencari suasana kerja baru tanpa harus keluar dari area stasiun," ungkapnya.

Radhitya menambahkan, bahwa konsep ini menjadi bagian dari transformasi stasiun sebagai ruang publik modern yang tidak hanya melayani mobilitas, tetapi juga produktivitas.

Kehadiran _Co-Working Space_ ini juga memperkuat transformasi stasiun sebagai ruang publik yang lebih dari sekadar titik keberangkatan dan kedatangan.

“Melalui fasilitas ini, pengguna LRT Jabodebek dapat tetap bekerja atau belajar dengan nyaman tanpa perlu meninggalkan area stasiun,” imbuhnya. (m26)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved