Sabtu, 9 Mei 2026

Ramadan

Jelang Ramadan, Perumda Dharma Jaya Siapkan Ribuan Ton Daging dan Sapi Hidup

Raditya Endra Budiman, mengungkapkan bahwa cadangan daging sapi yang tersedia saat ini mencapai 1.246 ton

Tayang:
Istimewa
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman dalam acara Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026', di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2/2026).(Foto: Yolanda Putri Dewanti) 

Ringkasan Berita:
  • Jelang Ramadan–Idulfitri 2026, Dharma Jaya menyiapkan 1.246 ton daging sapi, 435 ton ayam, dan ribuan sapi hidup untuk menjaga pasokan Jakarta.
  • Tambahan 500–600 sapi impor dari Australia disiapkan, dengan cadangan hingga 1.000 ekor untuk stabilisasi harga.
  • Harga daging premium dijaga Rp135.000/kg, didukung cold storage 800 ton dan rencana gudang 5.000 ton.
  • Pemprov DKI memastikan stok aman hingga Lebaran, meski permintaan pangan diprediksi meningkat.

 

 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Menjelang Ramadan hingga perayaan Idulfitri 2026, Perumda Dharma Jaya memastikan pasokan daging bagi warga Jakarta berada dalam kondisi terkendali. 

BUMD milik Pemprov DKI Jakarta tersebut menyatakan telah menyiapkan langkah antisipatif guna menghadapi peningkatan permintaan yang biasa terjadi saat bulan puasa dan Lebaran.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengungkapkan bahwa cadangan daging sapi yang tersedia saat ini mencapai 1.246 ton.

Sementara itu, stok daging ayam tercatat sebanyak 435 ton.

Tak hanya mengandalkan daging beku, Dharma Jaya juga memiliki 1.594 ekor sapi hidup yang siap dipotong menyesuaikan kebutuhan pasar.

Untuk memperkuat suplai, perusahaan turut menyiapkan tambahan sapi impor sebagai bantalan apabila terjadi lonjakan konsumsi di masyarakat.

Baca juga: Berbagi Kebahagiaan Jelang Ramadan, Satpol PP Depok Santuni 45 Anak Yatim

"Insya Allah akhir Februari ini akan datang lagi sekitar 500 sampai 600 ekor sapi dari Australia. Itu akan menjadi tambahan stok untuk Jakarta, bahkan jika diperlukan, kami masih memiliki cadangan sekitar 1.000 ekor lagi yang bisa dimanfaatkan untuk membantu stabilisasi harga," kata Raditya saat Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026', di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Turut hadir Sekdaprov DKI Jakarta Uus Kuswanto sebagai pembicara kunci (key note speaker) dan tiga narasumber lainnya yaitu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok; Dirut Perumda Pasar Jaya Agus Himawan dan Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) Dodot Tri Widodo.

Raditya menjelaskan, kebutuhan daging di Jakarta tergolong besar. Dalam setahun, kebutuhan daging sapi mencapai sekitar 73.100 ton, sedangkan ayam menembus 182.230 ton.

Secara konsumsi per kapita, daging sapi berada di kisaran 2,3 hingga 5 kilogram per orang per tahun, sementara ayam sekitar 11 kilogram per orang per tahun.

Menurut Raditya, peningkatan kebutuhan biasanya terjadi menjelang dan selama Ramadan. Meski masyarakat berpuasa, konsumsi daging justru cenderung naik, terutama dari sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka).

"Kalau dilihat dari statistik, penggunaan terbesar itu ada di sektor horeka. Restoran saat berbuka puasa hampir selalu penuh. Itu sebabnya kebutuhan tetap tinggi dan sudah kami perhitungkan dalam perencanaan stok," katanya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved