Jumat, 8 Mei 2026

Kriminalitas

Polisi Panggil Saksi Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswa SMA Budhi Warman 2

Polres Metro Jakarta Timur akan memeriksa korban dan saksi terkait dugaan pelecehan seksual di SMA Budhi Warman, Jakarta Timur.

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Miftahul Munir
PELECEHAN SEKSUAL - Wakasat PPA dan PPO, AKP Sri Yatmini di Mapolres Jakarta Timur pada Selasa (10/2/2026). Polres Metro Jakarta Timur akan memeriksa korban dan saksi terkait dugaan pelecehan seksual di SMA Budhi Warman, Jakarta Timur. 

Ringkasan Berita:
  • Satuan Reserse PPA-PPO Polres Metro Jakarta Timur akan memanggil sejumlah saksi terkait dugaan pelecehan seksual di SMA Budhi Warman. 
  • Saksi yang diperiksa meliputi korban berinisial N dan teman korban yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut. 
  • Polisi juga akan menelusuri jejak digital dan memerhatikan kondisi psikologis korban dengan pendampingan ahli. 
  • Sementara itu, pihak sekolah memastikan oknum guru terduga pelaku telah diberhentikan tidak hormat sejak 6 Februari 2026.

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA - Satuan Reserse PPA-PPO Polres Metro Jakarta Timur akan memanggil sejumlah saksi terkait dugaan pelecehan seksual di SMA Budhi Warman, Jakarta Timur.

Wakil Kepala Satres PPA-PPO Polres Metro Jakarta Timur AKP Sri Yatmini mengatakan, saksi yang akan diperiksa antara lain korban berinisial N serta seorang teman korban yang pertama kali memberikan informasi terkait dugaan pelecehan tersebut.

“Setelah itu, kami akan mengecek telepon genggam yang diduga digunakan untuk merekam atau menelusuri jejak digitalnya,” ujar Sri, Selasa (10/2/2026).

Sri menegaskan, pihak kepolisian tetap memerhatikan kondisi psikologis korban selama proses penyelidikan berlangsung. Karena itu, korban akan didampingi psikolog saat menjalani pemeriksaan.

“Dalam pembuktian perkara ini, karena yang dilaporkan adalah kekerasan psikis, kami melibatkan para ahli, mulai dari ahli psikologi, ahli penelitian sosial, hingga ahli anak. Kami juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” kata dia.

Sri mengimbau seluruh pihak sekolah, khususnya tenaga pendidik, untuk tidak melakukan tindakan pelecehan seksual dalam bentuk apa pun. Menurut dia, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa.

“Apalagi jika yang diduga melakukan adalah seorang guru, ini tidak boleh terjadi. Saya ulangi, ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Budhi Warman 2 Supardi memastikan oknum guru yang dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur telah diberhentikan.

“Sejak 6 Februari 2026, terduga pelaku sudah kami berhentikan secara tidak hormat,” ujar Supardi, Senin (9/2/2026).

Para Siswa SMA Budhi Warman 2 Demo Minta Dua Guru Cabul Dipecat

Diberitakan sebelumnya, puluhan pelajar menggelar aksi unjuk rasa di depan sekolah SMA Budhi Warman 2, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Senin (9/2/2026).

Mereka menggelar spanduk dan berorasi karena adanya dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah siswi.

Salah satu spanduk bertuliskan 'Hilangkan Predatornya'.

Spanduk tersebut ditujukan kepada terduga pelaku pelecehan seksual, yakni guru mereka berinisial D dan A.

Dalam orasinya, mereka menuntut pihak sekolah menindak tegas pelaku pelecehan seksual

Di antaranya memecat para terduga pelaku.

PELECEHAN SEKSUAL - Puluhan siswa SMA Budhi Warman 2 melakukan aksi unjuk rasa di sekolah mereka, Pasar Rebo Jakarta Timur pada Senin (9/2/2026). Mereka mendesak pihak sekolah memecat terduga pelaku pelecehan seksual yang diketahui guru dari SMA Budhi Warman 2.
PELECEHAN SEKSUAL - Puluhan siswa SMA Budhi Warman 2 melakukan aksi unjuk rasa di sekolah mereka, Pasar Rebo Jakarta Timur pada Senin (9/2/2026). Mereka mendesak pihak sekolah memecat terduga pelaku pelecehan seksual yang diketahui guru dari SMA Budhi Warman 2. (Warta Kota/Miftahul Munir)
Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved