Berita Jakarta
Warga Harap JPO Sarinah Dilengkapi Lift dan Eskalator demi Aksesibilitas
JPO tersebut dirancang dengan konsep ramah disabilitas guna memastikan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Feryanto Hadi
Ringkasan Berita:
- JPO Sarinah Jakarta Pusat sedang dibangun kembali dengan konsep ramah disabilitas.
- Warga menyambut positif rencana tersebut dan berharap lift serta eskalator benar-benar disediakan.
- Warga mengingatkan pentingnya perawatan dan pengawasan agar fasilitas berfungsi dan tidak terbengkalai.
- JPO akan terintegrasi dengan Halte TransJakarta MH Thamrin dan akses langsung ke Mal Sarinah.
Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, tengah dibangun kembali.
JPO tersebut dirancang dengan konsep ramah disabilitas guna memastikan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rencana pembangunan kembali JPO Sarinah mendapat sambutan positif dari warga.
Mereka berharap fasilitas penunjang seperti lift dan eskalator benar-benar diwujudkan agar dapat digunakan oleh penyandang disabilitas, lansia, maupun pejalan kaki lainnya.
Mist (57), salah satu warga, menyatakan dukungannya terhadap proyek tersebut selama fasilitas aksesibilitas dilengkapi secara memadai.
Baca juga: Menengok JPO Sarinah yang Dibongkar Anies, Dibangun Kembali Pramono
Menurutnya, keberadaan lift atau eskalator sangat penting agar JPO bisa digunakan oleh semua kalangan.
“Kalau memang dibuat ramah disabilitas, ya bagus sekali. Harus ada lift atau eskalator, jadi semua orang bisa pakai, termasuk lansia,” ujar Mist saat ditemui di kawasan Sarinah, Kamis (15/1/2026).
Meski demikian, Mist mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek perawatan dan pengawasan setelah JPO beroperasi.
Ia berharap fasilitas tersebut tidak terbengkalai atau disalahgunakan.
“Jangan sampai nanti liftnya mati atau malah jadi tempat orang buka lapak dan tunawisma. Harus dijaga, apalagi ini kan pusat kota,” tegasnya.
Baca juga: JPO Sarinah di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat Diaktifkan Kembali, Dilengkapi Lift untuk Disabilitas
Hal senada disampaikan Yono (58), warga lainnya. Ia menekankan agar konsep ramah disabilitas tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui fasilitas yang berfungsi secara berkelanjutan.
“Kalau untuk disabilitas, saya setuju. Tapi semoga fasilitasnya benar-benar berfungsi. Jangan sampai lift rusak tapi lama diperbaikinya,” kata Yono.
Selain itu, Yono berharap pengelolaan JPO Sarinah dilakukan secara profesional agar tetap bersih, aman, dan tidak terkesan kumuh, sehingga nyaman digunakan oleh para pejalan kaki.
| Jalur LRT Jakarta akan Diperpanjang ke PIK 2 hingga Bandara Soekarno-Hatta, Ini Kata Pramono Anung |
|
|---|
| Tanggapi Penjambretan Ponsel WNA di Bundaran HI Jakpus, Pramono Anung: Hukum Pelaku Seberat-beratnya |
|
|---|
| Pengamat Desak Polisi Sikat Jukir Liar Jakarta: Jangan Tunggu Satpol PP atau Dishub! |
|
|---|
| Detik-Detik Gempa Disimulasikan di SDN Bangka 01 Jaksel, Ratusan Siswa Dilatih Selamatkan Diri |
|
|---|
| Polisi Bubarkan Balap Liar di Pulo Gadung Dini Hari, 5 Pemuda Terjaring |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pembangunan-Jembatan-Penyebrangan-Orang-JPO-Sarinah-di-Jalan-MH-Thamrin.jpg)