Jumat, 8 Mei 2026

Kriminalitas

Ini Pemicu 2 Orang Debt Collector Dianiaya dan Dikeroyok hingga Tewas di Kalibata Jakarta Selatan

Dua debt collector atau mata elang tewas di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Peran pelaku masih didalami.

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Warta Kota/Ramadhan L Q
PELAKU PENGEROYOKAN MATEL - Enam anggota Polri dari Satuan Pelayanan Markas Mabes Polri diduga mengeroyok dua mata elang atau debt collector hingga tewas saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/12/2025) malam. Peristiwa pengeroyokan matel itu terjadi di seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) sore.  
Ringkasan Berita:
  • Dua debt collector atau mata elang tewas di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan
  • Puluhan rekan korban melakukan perusakan fasilitas warga di Kalibata
  • Sejauh ini peran masing-masing pelaku masih didalami polisi

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengeroyokan dua debt collector atau mata elang di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, berujung kematian terjadi, Kamis (11/12/2025) sore.

Dua korban yakni Miklon Edisafat Tanone (41) dan Novergo Aryanto Tanu (32), yang diketahui bekerja sebagai matel, meninggal dunia.

Setelah kejadian itu, puluhan rekan korban melakukan perusakan fasilitas warga di Kalibata. 

Baca juga: Rugi Miliaran Rupiah, Polisi akan Jemput Paksa Pelaku Perusakan dan Pembakaran Warung di Kalibata

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan, peristiwa bermula saat satu unit sepeda motor milik tersangka inisial AM dihentikan dua orang debt collector di lokasi kejadian.

Saat itu kunci kontak kendaraan AM dicabut paksu dua orang matel itu.

"Saat terjadi penarikan kunci, pengendara motor yang anggota Polri itu tidak terima atas perbuatan dua matel tersebut," kata Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (13/12/2025).

Baca juga: Buntut Kericuhan di Kalibata Jaksel, Polisi Soroti Cara Penagihan yang Dilakukan Matel di Jalanan

Ketika itu terjadi cekcok hingga berujung penganiayaan dan pengoroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Peristiwa tersebut masih terus didalami penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. 

Sejauh ini peran masing-masing pelaku masih didalami polisi.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved