PON 2028
Pramono Pasang Target Ambisius di PON 2028, Jakarta Harus Jadi Juara Umum
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menaruh asa besar di ajang PON 2028, yakni meraih juara umum kembali.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tampil tegas saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI DKI Jakarta 2025 di Balai Kota, Rabu (3/12/2025).
Di hadapan jajaran pengurus olahraga, ia menekankan bahwa Jakarta tidak boleh puas dengan deretan prestasi tahun ini, melainkan harus melangkah lebih jauh untuk mengokohkan dominasi di panggung olahraga nasional.
Pramono membuka forum tersebut dengan apresiasi besar atas keberhasilan KONI DKI meraih hattrick juara umum di tiga ajang bergengsi yaitu POMNAS, PON Bela Diri, dan POPNAS.
Baca juga: Jelang PON 2028, KONI DKI Jakarta Ingatkan Mutasi Atlet Dilarang Antarpengprov Cabor
Namun baginya, kemenangan itu bukan akhir, melainkan awal dari kerja besar berikutnya.
“Saya bangga dengan capaian hattrick ini. Tapi bagi Jakarta, juara umum bukan kejutan, itu tradisi yang harus dijaga. Jika Jakarta tidak juara umum, ada yang kurang,” tegas Pramono yang dikutip pada Kamis (4/12/2025).
Rakerprov bertema ‘Konsolidasi dan Sinergi Menuju Prestasi PON 2025’ ini diikuti 77 Pengprov, KONI Kabupaten/Kota, serta badan fungsional.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa Jakarta harus tetap menjadi kekuatan utama olahraga Indonesia, bukan hanya sesekali, tetapi di setiap event nasional.
Baca juga: Kenneth Terpilih Jadi Ketua Percasi DKI Jakarta, Siap Perjuangkan Catur Tampil di PON 2028 NTT
Gubernur yang akrab disapa Pram itu juga memfokuskan arah pembinaan menuju PON XXII/2028.
Dia meminta seluruh pemangku olahraga untuk bekerja terpadu, terukur, dan konsisten agar Jakarta kembali meraih gelar juara umum.
Pramono kemudian memaparkan lima prioritas strategis yang menurutnya wajib dijalankan demi memastikan kejayaan Jakarta di PON mendatang. Pertama, penguatan tata kelola kelembagaan olahraga agar pembinaan lebih profesional.
Kedua, pembinaan prestasi yang terukur sebagai fondasi kualitas atlet, dan ketiga peningkatan kualitas kompetisi di semua level agar atlet terbiasa bersaing.
Keempat penyediaan fasilitas olahraga yang memadai dan modern, dan kelima kolaborasi erat antara KONI, cabang olahraga, dan Pemprov DKI.
“Dengan fasilitas, atlet, dan kompetisi yang kita miliki, saya tegaskan: Jakarta harus juara umum,” ujar Pramono menekankan kembali komitmennya.
Sementara itu Ketua Umum KONI DKI, Hidayat Humaid, memaparkan sederet prestasi Jakarta sepanjang 2025, mulai dari juara umum POPNAS XVII dan Peparpenas XI dengan 221 medali, hingga dominasi di PON Bela Diri dan POMNAS.
Namun di tengah berbagai laporan prestasi itu, arahan Pramono menjadi pesan paling kuat: Jakarta tidak boleh sekadar mempertahankan prestasi, tetapi harus mengukuhkan diri sebagai pusat kekuatan olahraga nasional.
“Dengan komando jelas dari Gubernur Pramono dan roadmap pembinaan yang terarah, Jakarta kini bergerak menyambut PON 2028 dengan ambisi besar, yaitu kembali menjadi juara umum dan membuktikan statusnya sebagai barometer olahraga Indonesia,” pungkasnya.
| Melaju ke Perempat Final BAC 2026, Ali/Devin Akui Bangga Bakal Hadapi Ganda Nomor 1 Dunia |
|
|---|
| Pernah Gagal, Kini Laris Manis: Perjalanan Mas Nur Bangun Baso Aci Mastyo |
|
|---|
| Fenomena Aldis Burger: Foto Gubernur Jakarta di Tiap Sudut hingga Antrean yang Tak Pernah Putus |
|
|---|
| MyProtection Amanah, Asuransi Jiwa Berbasis Syariah dengan Manfaat Wakaf dan Investasi Sekaligus |
|
|---|
| Laporkan Pencatut Namanya ke Polda Metro Jaya, Dewi Perssik: Pelaku Harus Dipenjarain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pramono-pon.jpg)