Jumat, 15 Mei 2026

USNI Gelar Wisuda ke-29, Cinta Laura Ingatkan Para Wisudawan Berani Ambil Risiko

Cinta Laura Kiehl hadir sebagai commencement speaker saat Wisuda ke-29 Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) di depan ratusan wisudawan.

Tayang:
Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
WISUDA - Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) menggelar Wisuda ke-29 bagi 301 lulusan, terdiri dari 285 Sarjana dan 16 Magister. Salah satu momen menarik adalah kehadiran Cinta Laura Kiehl sebagai commencement speaker. 

Ringkasan Berita:
  • Cinta Laura Kiehl hadir sebagai commencement speaker dalam Wisuda ke-29 Universitas Satya Negara Indonesia (USNI).
  • Ini adalah kali pertama Cinta Laura didapuk sebagai pembicara utama wisuda sebuah perguruan tinggi. 
  • Dalam pidatonya, Cinta menyampaikan pesan kuat tentang keberanian menghadapi ketidakpastian hidup.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) menggelar Wisuda ke-29, bagi 301 lulusan yang terdiri dari 285 Sarjana dan 16 Magister. 

Salah satu momen paling menarik perhatian adalah kehadirannya Cinta Laura Kiehl sebagai commencement speaker.

Ini adalah kali pertama Cinta Laura didapuk sebagai pembicara utama wisuda sebuah perguruan tinggi. 

Dalam pidatonya, Cinta menyampaikan pesan kuat tentang keberanian menghadapi ketidakpastian hidup.

“Kita sering takut pada hal-hal yang belum terjadi dan ragu mengambil keputusan. Padahal hidup selalu memberi dua pilihan: tenggelam atau berenang,” ujar Cinta lewat keterangan, Sabtu (29/11/2025).

"Apa pun yang terjadi dan ke mana pun arus membawa, pilihlah untuk terus berenang karena dengan itu, kita pasti akan terus berprogres." 

Cinta juga menambahkan pandangannya dengan mengajak para wisudawan untuk berani melangkah dan tidak takut memasuki fase baru yang penuh dinamika.

“Selagi muda, ambillah lebih banyak risiko entah memulai usaha atau bekerja di perusahaan, semuanya baik. Kita tidak bisa menjadi pemimpin yang baik tanpa pernah merasakan dipimpin,” katanya.

"Karena itu, nikmatilah proses belajar dari pengalaman dan bimbingan orang lain."

Ia juga mengingatkan bahwa kenyamanan tidak selalu hadir di awal karier. Ia menuturkan bahwa fase awal perjalanan profesional sering kali menuntut keberanian untuk menerima tekanan dan proses yang tidak mudah.

“Work-life balance tidak selalu 50:50, terutama saat masih muda. Kadang kita perlu berkorban untuk mencapai tujuan. Proses itulah yang membuat kita lebih adaptif, kreatif, dan mampu menemukan solusi dalam tantangan hidup,” ujar Cinta. 

Baca juga: Bapenda Banten Bahas Pembayaran Pajak Berbasis Digital Lewat Rakor di Samsat Cikokol

Sementara dalam sambutannya, Rektor USNI, Sihar P.H. Sitorus menegaskan bahwa tema wisuda tahun ini “Menjadi Versi Terbaik Diri, Bermakna dan Berkarya untuk Dunia,” memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan zaman. 

Ia menyebut bahwa tema tersebut bukan sekadar rangkaian kata bermuatan motivasi.

“Tema wisuda ini bukan hanya slogan, tetapi ajakan moral. Bermakna berarti memberi manfaat bagi banyak pihak, dan berkarya adalah cara mengubah ilmu menjadi solusi, inovasi, dan kontribusi nyata,” ujarnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved