Jumat, 15 Mei 2026

Berita Jakarta

Macet Parah Imbas Penutupan, Ini Daftar Gerbang Tol Dalam Kota yang Beroperasi Normal

Perbaikan Tol Pejompongan Diperkirakan Rampung 4 Oktober 2025, Ini Daftar Tol Dalam Kota yang Sudah Beroperasi Normal

Tayang:
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Dwi Rizki
Wartakotalive/Nuri Yatul Hikmah
KEMACETAN - Sejumlah ruas jalan di Jakarta mengalami kemacetan parah imbas penutupan gerbang Tol Dalam Kota sejak Selasa (23/9/2025) hingga Kamis (25/9/2025) malam. Penutupan dikarenakan adanya perbaikan gerbang tol oleh pengelola Tol Dalam Kota. 

Hanya saja, Komarudin berharap perbaikan yang dilakukan Jasa Marga terhadap sejumlah tol bisa selesai dalam 2 hari ke depan. 

Pramono Minta Jasa Marga Tanggung Jawab Atasi Macet Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut merespon kemacetan horor yang diakibatkan penutupan sejumlah gerbang tol di pusat Jakarta, Rabu (24/9/2025) malam.

Di antaranya yakni GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, dan GT Kuningan 1.

Pramono meminta PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk bertanggung jawab mengatasi kemacetan parah yang terjadi pada Rabu, 24 September malam.

Pramono khawatir kemacetan akan kembali terjadi sore ini.

"Kami akan meminta kepada Jasa Marga yang memang bertanggung jawab untuk itu, Jangan sampai kemudian ini terjadi kembali," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Pramono menyesalkan penutupan gerbang tol yang mengakibatkan kemacetan dan dikeluhkan banyak warga. Ia heran mengapa perbaikan gerbang tol memakan waktu lama.

"Jadi kemarin itu memang ada perbaikan di pintu Semanggi 1 dan Semanggi 2. Memang saya sendiri juga menyesalkan itu terjadi. Karena penanganan yang cukup lama, kemudian mengakibatkan kemacetan kemana-mana," ungkap dia.

Karena penutupan gerbang tol masih berlangsung hingga kini, Pramono mendesak pengelola untuk mempercepat perbaikan fasilitas yang rusak pascademo akhir Agustus lalu.

"Karena bagi Jakarta sekarang ini kemacetan itu betul-betul saya akan memantau secara langsung. Sehingga saya tahu pada waktu kemarin itu yang paling utama adalah karena perbaikan pintu tol Semanggi 1 dan 2, karena kebakaran yang kemarin," tegas Pramono.

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan penutupan total sejumlah gerbang tol di Ruas Tol Dalam Kota pada tanggal 24–25 September 2025.

PT Jasa Marga mengungkapkan pihaknya saat ini masih melakukan perbaikan gerbang tol yang terdampak aksi unjuk rasa akhir Agustus.

Baca juga: Macet Parah Imbas Penutupan Gerbang Tol Semanggi 1, Penumpang Transjakarta Turun di Jalan

"Saat ini kami sedang memaksimalkan upaya percepatan perbaikan gerbang tol yang terdampak pasca aksi penyampaian aspirasi yang terjadi pada akhir Agustus kemarin agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pengguna jalan," tulisnya dalam akun Instagram resminya, Rabu (24/92025).

Kebijakan ini diambil sebagai upaya percepatan perbaikan layanan sehingga perjalanan para pengguna jalan dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved