Selasa, 21 April 2026

Berita Jakarta

Marullah Matali Pensiun 2 Bulan Lagi, Pemilihan Sekda DKI Diminta Terbuka dan Transparan

Marullah Matali Pensiun 2 Bulan Lagi, FPPJ Dorong Pemilihan Sekdaprov DKI Digelar Terbuka dan Transparan

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Miftahul Munir
LELANG TERBUKA - Sekda DKI Jakarta Marullah Matali. Ketua FPPJ Endryansah mendorong Pansel JPT Madya Sekdaprov DKI Jakarta agar digelar terbuka dan transparan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) mendorong, Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya agar membuka proses seleksi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) DKI Jakarta secara transparan dan terbuka.

Seperti diketahui, Sekdaprov DKI Jakarta Marullah Matali dikabarkan akan memasuki masa pensiun pada November 2025 mendatang setelah genap berusia 60 tahun.

Ketua FPPJ Endryansah menilai, mekanisme lelang jabatan atau open bidding penting dilakukan.

Harapannya, agar proses seleksi bisa mengukur kemampuan pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI maupun kandidat eksternal dari kementerian/lembaga yang ikut serta.

“Dengan open bidding, kita bisa melihat kemampuan calon-calon Sekdaprov dalam menunjukkan kapasitas dan kapabilitasnya,” ujar Endryansah di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Menurutnya, posisi Sekdaprov DKI sangat vital karena tidak hanya menjadi Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tetapi juga berperan menerjemahkan visi politik Gubernur dan Wakil Gubernur ke dalam kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat.

“Sekdaprov itu punya peran penting untuk menjembatani kepentingan politik dan kebutuhan teknis birokrasi, terutama dalam penyusunan anggaran daerah,” jelasnya.

Baca juga: Budi Arie Setiadi Baru Tahu Dicopot Hanya Selang Beberapa Jam Sebelum Pengumuman

Selain itu, Endryansah mengingatkan bahwa Sekdaprov harus memiliki kemampuan koordinasi yang kuat dalam menggerakkan perangkat daerah agar program-program Pemprov DKI berjalan optimal.

Karena itu, FPPJ menekankan agar Pansel tidak hanya melihat faktor senioritas atau kedekatan politik, melainkan betul-betul menilai integritas, kapasitas manajerial, serta rekam jejak calon Sekdaprov.

Dia berharap, proses seleksi ini bisa melahirkan sosok yang benar-benar mumpuni dan mampu membawa birokrasi DKI lebih solid serta responsif terhadap kebutuhan warga Jakarta.

“Calon Sekdaprov DKI Jakarta harus benar-benar menunjukkan kemampuannya dalam proses seleksi. Kita butuh figur yang tidak hanya paham administrasi, tapi juga bisa menggerakkan birokrasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan warga,” pungkas Endryansah. 

Profil Marullah Matali

Marullah merupakan putra Betawi yang telah mendedikasikan hidupnya di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 1996.

Jabatan terakhir Marullah Wali Kota.

Sebelumnya ia juga sempat menjabat Asisten Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Kependudukan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved