Demonstrasi
Demo Ricuh, Flyover Pejompongan hingga Rel Stasiun Palmerah Dikepung Api dan Asap Pekat
Pantauan Warta Kota di lokasi sekira pukul 16.30 WIB, terdengar letupan gas air mata dan petasan silih berganti dilepaskan.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Feryanto Hadi
Mereka melempari batu, kayu, hingga petasan silih berganti ke arah pasukan polisi bertameng.
Berjalan 5 menit, massa tersebut lantas mendapat tambahan pasukan dari sejumlah orang yang merangsek masuk lewat rel kereta yang mengarah langsung ke Stasiun Palmerah.
Banyaknya massa membuat polisi akhirnya menerjunkan dua unit kendaraan taktis untuk menghalau pergerakan massa.
Bahkan, saat petasan sudah secara intens diletupkan, polisi lantas menyemprotkan water cannon hingga meletupkan gas air mata yang membuat banyak warga marah.
Pasalnya, ada banyak warga yang menonton kericuhan ini dari atas flyover Slipi.
Mereka bahkan turut mengompori massa dengan bahasa kekesalannya terhadap pemerintah saat ini.
"Maju terus maju, hidup demokrasi!," ujar warga sembari memvideokan.
Saat gas air mata pecah, mereka lantas maju ke jajaran Brimob yang berada di lokasi. Mereka mengeluh perih lantaran turut terkena imbas gas tersebut.
"Kami cuma nonton, kenapa dipecahin gas air matanya?," seru salah satu pendemo.
Dua orang terluka
Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
Suasana yang semula dipenuhi orasi mahasiswa dan serikat buruh mendadak berubah tegang ketika barisan massa dan aparat keamanan saling berhadapan.
Pantauan di lapangan, kepulan gas air mata membubung di udara setelah polisi melepaskan tembakan ke arah kerumunan.
Massa yang berada di barisan depan tampak berlarian mencari perlindungan. Di tengah kekacauan itu, satu orang demonstran mengalami luka di bagian kepala.
Belum diketahui pasti penyebab luka tersebut, namun korban segera dievakuasi oleh rekan-rekannya ke lokasi yang lebih aman untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Baru Pulang Tes Kerja, Dua Pemuda Ditangkap Polisi karena Dicurigai Akan Ikut Aksi Demo |
![]() |
---|
Ada Ratusan yang Ditangkap, KPAI Tegaskan Remaja Usia Di Bawah 18 Tahun Dilarang Ikut Demo |
![]() |
---|
Sebanyak 351 Orang Ditangkap dalam Aksi Unjuk Rasa yang Berujung Kericuhan di Gedung DPR/MPR |
![]() |
---|
"Revolusi, Revolusi" Teriakan Massa yang Masih Kuasai Kawasan Slipi, Polisi Tak Berani Mendekat |
![]() |
---|
Giliran Polisi Dipukul Mundur Massa di Kolong Slipi Palmerah Jakbar, Pendemo Bakar Tenda Pospol |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.