Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jakarta

Ganjil Genap Berpeluang Diterapkan di Jalan TB Simatupang demi Atasi Kemacetan

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tengah mengkaji peluang penerapan sistem ganjil genap di sepanjang ruas Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Yulianto
TERJEBAK KEMACETAN - Kendaraan bermotor terjebak kemacetan lalu lintas di ruas Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025). Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tengah mengkaji peluang penerapan sistem ganjil genap di sepanjang ruas Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tengah mengkaji peluang penerapan sistem ganjil genap di sepanjang ruas Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

"Usulan pakar, pemerhati transportasi Jakarta salah satunya adalah ganjil genap, kami akan lakukan kajian secara komprehensif apakah memang saat ini menjadi sebuah kebutuhan," ungkap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Rabu (27/8/2025).

Hal ini menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak kemacetan parah di TB Simatupang yang kini terus dikeluhkan masyarakat.

Pihaknya, kata dia, tengah menjalankan sejumlah langkah untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan TB Simatupang.

Adapun kini terdapat sejumlah proyek yang dilaksanakan dalam waktu bersamaan hingga mengokupansi sebagian badan jalan. Laju kendaraan pun menjadi tersendat. 

Baca juga: Upaya Urai Kemacetan, Dikaji Sistem Ganjil Genap di Sepanjang Jalan TB Simatupang Jakarta Selatan

Pihaknya, kata dia, akan memperkecil bedeng-bedeng proyek galian di sana.

"Kita memperkecil wilayah kerja proyek, tetapi tetap dengan mengedepankan prinsip keselamatan dan keamanan kerja K3, itu menjadi pedoman kami," ujar Syafrin.

"Contohnya di segmen 4 untuk pembangunan IPAL, di sana dari panjang wilayah kerjanya 35 meter, saat ini sudah kami perpendek menjadi 20 meter. Ini sementara yang bisa kita lakukan, paling tidak bisa memberikan kelancaran lebih baik dari pengguna di kawasan," jelas dia.

Dalam analisis Dinas Perhubungan DKI, terdapat bottleneck atau penyempitan ruas jalan akibat adanya off-ramp Tol JORR di kilometer 21 ruas Cipete-Pondok Labu di Jalan TB Simatupang.

Kondisi ini memperparah volume kemacetan. Oleh sebab itu, pemerintah akan menutup exit tol tersebut pada sore hari.(m27)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved