Kamis, 7 Mei 2026

Mudik Lebaran

Kerinduan 7 Tahun Muhammad Bukhari, Mudik Motor Gratis Jadi Jembatan Pulang ke Purworejo

Kerinduan 7 Tahun Muhammad Bukhari, Mudik Motor Gratis Jadi Jembatan Pulang ke Purworejo

Tayang:
Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
MENAHAN RINDU - Muhammad Bukhari, warga Cisalak, Cimanggis ini tampak berdiri antusias di posko pendaftaran Mudik Motor Gratis (Motis) Lebaran 2026, Selasa (3/3/2026) siang. Baginya, lembaran tiket yang ia genggam bukan sekadar akses perjalanan, melainkan akhir dari penantian panjang selama tujuh tahun menahan rindu ke kampung halaman, dimana identitas dirinya berasal. 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Bukhari, warga Depok, akhirnya bisa mudik ke Purworejo setelah 7 tahun absen sejak 2019 akibat pandemi dan kendala biaya.
  • Ekonomi & Keamanan: Dengan mengikuti program Motis, Bukhari menghemat biaya Rp1,6 juta dan memastikan perjalanan yang lebih aman bagi ibunya yang turut serta.
  • Pendaftaran Dibuka: Program Mudik Motor Gratis 2026 melayani pendaftaran hingga 29 Maret di berbagai stasiun, termasuk Stasiun Depok Baru.

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -– Di balik deru mesin kereta dan kesibukan Stasiun KA Depok Baru, tersimpan kisah haru seorang pria bernama Muhammad Bukhari.

Selasa (3/3/2026) siang, warga Cisalak, Cimanggis ini tampak berdiri antusias di posko pendaftaran Mudik Motor Gratis (Motis) Lebaran 2026.

Baginya, lembaran tiket yang ia genggam bukan sekadar akses perjalanan, melainkan akhir dari penantian panjang selama tujuh tahun.

Baca juga: Dampak Perang AS–Iran, Kapolri Perintahkan Densus 88 Siaga Satu Jelang Mudik 2026, 7 Terduga Dibekuk

Sejak pandemi Covid-19 menghantam hingga perubahan situasi ekonomi, Bukhari terpaksa mengubur rindu untuk merayakan Idulfitri di tanah kelahirannya, Purworejo, Jawa Tengah.

Terakhir kali ia merasakan hangatnya sungkem Lebaran di kampung halaman adalah tahun 2019 silam.

Obat Rindu Setelah Tujuh Tahun Terpisah

Dengan membawa berkas lengkap, mulai dari fotokopi KTP hingga STNK motor kesayangannya, Bukhari mendaftarkan diri dalam program Motis yang diselenggarakan pemerintah.

Program ini seolah menjadi jawaban atas doa-doanya yang ingin memboyong sang ibu pulang kampung tanpa harus kelelahan di jalan.

“Saya dapat informasi dari teman. Motivasi utamanya jelas, rindu berkumpul dengan keluarga, keponakan, dan merasakan kembali suasana Lebaran yang sudah lama hilang,” ujar Bukhari dengan nada bicara yang bergetar menahan haru.

Keberuntungannya membuahkan hasil. Bukhari resmi terdaftar untuk keberangkatan Rabu (15/3/2026) rute Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purworejo, lengkap dengan tiket arus balik pada Selasa (24/3/2026).

Hemat Ongkos Jutaan Rupiah demi Keluarga

Selain alasan emosional, program Motis 2026 ini memberikan dampak nyata secara ekonomi.

Bukhari mengaku bisa menghemat biaya perjalanan hingga Rp1,6 juta untuk dua orang (dirinya dan sang ibu).

Baca juga: Jalur Mudik di Cikarang Bekasi Kondisi Rusak Parah, Warga Desak Segera Diperbaiki

Anggaran yang semula dialokasikan untuk transportasi kini bisa ia alihkan sebagai "uang saku" atau buah tangan untuk kerabat di desa.

Mudik motor dengan kereta api dianggap lebih aman dan nyaman, terutama bagi lansia seperti ibundanya, dibandingkan harus menempuh ratusan kilometer di atas aspal dengan risiko kecelakaan yang tinggi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved