Senin, 11 Mei 2026

Berita Depok

Rutan Depok Gelar Karya Bakti Lintas Sektor Peringati Hari Lingkungan

Rutan Kelas I Depok menggelar karya bakti bersama TNI, Polri, DLHK, dan warga dalam rangka Hari Sejuta Pohon 2026.

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
BAKTI KARYA - Lintas sektoral bersama warga membersihkan semak belukar di area Rutan Kelas 1 Depok, Cilodong, Depok pada Sabtu (10/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dalam rangka Gerakan Hari Sejuta Pohon dan Hari Lingkungan Hidup 2026, Rutan Kelas I Depok menggelar karya bakti lintas sektor bersama TNI, Polri, DLHK, dan masyarakat. 
  • Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan area rawan di sekitar Rutan sekaligus sosialisasi kebersihan lingkungan. 
  • Kepala Rutan Agung Nurbani menegaskan pendekatan persuasif kepada warga serta penanaman pohon yang tetap memperhatikan aspek keamanan objek vital.

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Dalam rangka memperingati Gerakan Hari Sejuta Pohon dan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok menggelar kegiatan karya bakti bersama yang melibatkan unsur TNI, Polri, DLHK Kota Depok, serta masyarakat.

Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif Rutan Depok yang lahir dari hasil koordinasi lintas sektor.

“Ini merupakan inisiatif dari Rutan Depok. Kami berkoordinasi dengan Danramil dan Kapolsek Sukmajaya, dan sepakat untuk terlibat dalam kegiatan karya bakti ini,” ujar Agung kepada wartawan Sabtu (10/1/2026).

Agung menuturkan, lokasi karya bakti ini difokuskan pada area yang dinilai rawan karena berdekatan langsung dengan objek vital, yakni Rutan Kelas I Depok, serta memiliki kondisi lingkungan yang cukup rimbun.

“Jadi ini bukan hanya soal keamanan di Rutan, tapi juga ada didalamnya misi untuk sosialisasi soal kebersihan,” jelasnya.

Baca juga: Kris Tjantra: Satire dan Humor Cermin Kedewasaan Demokrasi

Ia menjelaskan, di kawasan tersebut terdapat sejumlah titik tersembunyi yang diduga kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah secara sembarangan.

“Di sinilah kesempatannya warga setempat kami bantu untuk sama-sama membersihkan area yang selama ini tidak tersentuh,” tambah Agung.

Dalam kegiatan tersebut, pihak Rutan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Tidak ada teguran, melainkan dialog dan ajakan bersama untuk menjaga lingkungan.

“Kami pendekatannya bukan teguran, tapi bentuknya adalah kami mengajak diskusi dan justru disambut baik oleh warga. Warga juga sepakat tidak akan lagi membuang sampah, karena akan ada kaitannya dengan keselamatan warga,” ungkapnya.

Agung menegaskan bahwa kebersihan lingkungan juga berkaitan langsung dengan keselamatan warga dan keamanan objek vital.

Terkait kegiatan ini, Agung menjelaskan bahwa penanaman pohon di sekitar Rutan tetap memperhatikan aspek keamanan.

“Kami sepakat untuk area sini, jarak tertentu tidak ada penanaman pohon, tapi dibatasi jarak, baru dibuat pohon-pohon penyangga,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi kontur tanah yang miring memungkinkan penanaman pohon dilakukan secara selektif, asalkan tetap mempertimbangkan faktor keamanan.

“Ini kan konturnya miring, sehingga boleh ditambah pohon, tapi tetap memperhatikan aspek keamanan,” pungkasnya. (m38)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved