Rabu, 13 Mei 2026

Makan Bergizi Gratis

Jadi Percontohan, Keberadaan SPPG Segi Antara Depok Berdampak Positif Bagi UMKM Sekitar 

Untuk memproduksi makan bergizi gratis (MBG), bahan baku yang digunakan juga dibeli dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Rendy Rutama
MBG DI DEPOK - Manajer Konten TribunnewsDepok.com, Dodi Hasanuddin melakukan wawancara ekslusif bersama Pemilik Dapur selaku Mitra Pengelola SPPG Segi Antara Depok, Irwansyah Iwen Chava. (Warta Kota/M Rifqi Ibnumasy) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, M Rifqi Ibnumasy 


WARTAKOTALIVE.COM, LIMO - Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Segi Antara Depok berdampak positif bagi roda perekonomian masyarakat.

SPPG yang terletak di Jalan Raya Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat ini mampu mempekerjakan 47 relawan dari warga sekitar.

Jumlah tersebut belum termasuk kepala SPPG, ahli gizi, hingga akuntan yang di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Pemilik Dapur selaku Mitra Pengelola SPPG Segi Antara Depok, Irwansyah Iwen Chava menilai, masyarakat telah merasakan mafaat MBG.

Untuk memproduksi makan bergizi gratis (MBG), bahan baku yang digunakan juga dibeli dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca juga: Kepala BGN Dadan: Kampanye Nasional Makan Bergizi Hak Anak Indonesia Jadi Panggilan untuk Bertindak

“Kalau macam sayur-sayuran, tempe, tahu dan lain-lain itu memang ada beberapa Dari UMKM wilayah sekitar,” kata Iwen dalam wawancara eksklusif bersama Warta Kota, Jumat (28/11/2025).

Bahkan, para pelaku UMKM sudah berdatangan sejak awal SPPG Segi Antara berdiri untuk menawarkan produknya.

Sementara itu, peternak ayam petelur, Rizky Nur Ramadhan (39) mengaku merasakan manfaat dari keberadaan SPPG.

Warga Tanah Baru, Kecamatan Beji itu memiliki peternakan ayam petelur di wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Baca juga: Heboh Mobil SPPG di Nias Selatan Bawa Beberapa Ekor Babi, Wakil Kepala BGN Minta Lapor Polisi

Sesuai permintaan, Rizky dapat menyuplai 250 hingga 300 kilogram telur untuk SPPG Segi Antara.

Bahkan dalam sebulan, permintaan telur untuk SPPG di wilayah Depok mencapai sekitar 2 ton.

“Untuk keberadaan SBBP di wilayah Depok ini memang sangat membantu, terutama di UMKM,” kata Rizky.

Sebagai peternak, Rozky berharap pemerintah dapat mensyabilkan harga pakan agar telur dapat terjangkau oleh masyarakat. (m38)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved