HUT Kota Bogor
Hari Jadi Bogor ke-544: Bergerak Serempak, Nyata Berdampak
Lima abad lebih, Kabupaten Bogor berdiri kokoh di bawah indahnya alam pegunungan nan asri, menyimpan harapan besar bagi masyarakatnya.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Feryanto Hadi
"Pemerataan pembangunan itu masih enggak merata ya, selalu dipusatkan di daerah Sukahati dan Cibinong,” kata Dinda,
“Sedangkan Kabupaten Bogor itu luas, jadi harusnya bisa lebih merata lagi, terutama mulai melebar ke daerah sekitarnya, termasuk Bojong Gede ataupun Parung," sambungnya.
Desak Penambahan Alun-Alun dan Ruang Terbuka Hijau
Selain masalah infrastruktur dan pemerataan pembangunan, Dinda juga menyoroti masih minimnya fasilitas ruang publik yang memadai untuk menampung aktivitas warga.
Dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang sangat besar, keberadaan alun-alun dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dinilai masih sangat kurang.
Ia berharap momentum HJB ke-544 ini bisa menjadi titik balik bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperbanyak pembangunan alun-alun di berbagai kecamatan.
"Untuk alun-alun harus bisa diperbanyak sih. Karena masyarakat Kabupaten Bogor itu banyak banget dan luas banget, jadi harusnya ruang terbuka hijau itu bisa lebih banyak," tambahnya.
Masyarakat berharap, di usia Bogor yang semakin matang ini, pemerintah tidak hanya fokus pada pusat kota, tetapi juga mampu menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayah-wilayah kecamatan demi terwujudnya Kabupaten Bogor yang nyaman dan maju secara merata. (m38)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/HJB-ke-544.jpg)