Kriminalitas
Viral Wartawan di Bogor Diduga Terlibat Peredaran Obat Terlarang, Publik Desak Usut Tuntas
Kasus viral dugaan oknum wartawan terlibat obat terlarang di Bogor memicu desakan publik agar polisi bertindak tegas.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Dugaan keterlibatan oknum wartawan dalam peredaran obat terlarang di Bogor memicu keresahan publik.
- Jaringan Aksi dan Harmonisasi Pemuda (JERNIH) Bogor dan Perhimpunan Masyarakat Bogor Bergerak (PMBB) telah melaporkan kasus ini.
- Masyarakat mendesak penanganan transparan dan tegas, mengingat dampaknya bagi generasi muda serta potensi keterlibatan jaringan lebih luas.
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Masyarakat meminta pihak kepolisian mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum wartawan dalam peredaran obat-obatan terlarang di Kabupaten Bogor.
Permasalahan tersebut mencuat usai tersebar di media sosial (medsos), termasuk akun Instagram @om_matel62. Usai viral, banyak pihak mendorong adanya penegakan hukum.
Bahkan, Jaringan Aksi dan Harmonisasi Pemuda (JERNIH) Bogor bersama Perhimpunan Masyarakat Bogor Bergerak (PMBB) telah melaporkan dugaan tersebut ke sejumlah aparat penegak hukum, mulai dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polres Bogor hingga Polres Metro Depok.
Perwakilan JERNIH Bogor, Said menegaskan bahwa laporan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap maraknya peredaran obat-obatan terlarang yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
“Ini bukan sekadar isu viral. Ini adalah alarm keras bagi kita semua. Jika benar ada oknum wartawan yang terlibat, maka ini bentuk pengkhianatan terhadap profesi dan masyarakat,” kata Said, Minggu (29/3/2026).
Baca juga: Geger Penemuan Jenazah Pegawai Ayam Geprek Dalam Freezer di Bekasi
Hal senada disampaikan perwakilan PMBB yang menilai bahwa profesi wartawan seharusnya menjadi garda terdepan dalam menyampaikan kebenaran, bukan justru terlibat dalam praktik melanggar hukum.
“Wartawan memiliki kepercayaan publik. Ketika kepercayaan itu disalahgunakan, dampaknya sangat luas. Kami tidak ingin profesi ini tercoreng oleh ulah segelintir oknum,” tegasnya.
Said menekankan pentingnya penanganan kasus ini secara serius dan menyeluruh, mengingat dugaan keterlibatan tersebut berpotensi menjadi bagian dari jaringan yang lebih besar.
“Kalau ini terbukti, maka ini bukan pelanggaran biasa. Ini bisa menjadi bagian dari jaringan terorganisir. Penegak hukum harus berani mengusut sampai ke akar-akarnya,” tambahnya.
Selain itu, kekhawatiran terbesar masyarakat adalah dampak dari peredaran obat-obatan terlarang terhadap generasi muda.
Menurut JERNIH Bogor, peredaran zat berbahaya tersebut telah menjadi ancaman nyata yang bisa merusak masa depan.
“Yang paling dirugikan adalah generasi muda. Obat-obatan terlarang menghancurkan kesehatan, merusak masa depan, bahkan bisa meningkatkan angka kriminalitas. Ini tidak bisa dibiarkan,” ungkapnya.
Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum untuk tidak ragu mengambil tindakan tegas dan transparan dalam menangani kasus ini.
“Kami meminta aparat bergerak cepat, profesional, dan tanpa kompromi. Jangan sampai hukum terlihat lemah atau bisa dinegosiasikan. Publik sedang mengawasi,” tegas perwakilan PMBB.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan laporan tersebut. Namun, tekanan publik terus menguat agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara serius.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa integritas profesi dan penegakan hukum harus berjalan beriringan.
Publik kini menaruh harapan besar agar aparat penegak hukum mampu membuktikan bahwa hukum benar-benar berdiri tegak tanpa pandang bulu. (m38)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Pemuda di Jakarta Timur Ditangkap setelah Diduga akan Tawuran, Polisi Sita Tombak hingga Air Cabai |
|
|---|
| Beredar hingga ke Kampung-kampung, Polres Bekasi Minta Bantuan Kades Cegah Peredaran Tramadol |
|
|---|
| Ibu Ditemukan Tewas Mengenaskan di Tangerang, Pernah Dipukul hingga Diduga Tewas di Tangan Anak Tiri |
|
|---|
| Melawan saat Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Serpong Utara Tangsel Ditembak Polisi |
|
|---|
| Toko Laundry di Bekasi Dibobol Pencuri, Uang Tunai hingga Tabung Gas Raib Dibawa Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/PEREDARAN-OBAT-TERLARANG-Ilustrasi.jpg)