Berita Bogor
Kementerian Lingkungan Cabut Segel 18 Usaha Wisata di Puncak Bogor
Kementerian Lingkungan Hidup mencabut segel 18 usaha wisata di Puncak, Bogor, setelah pemilik memenuhi kewajiban restorasi lingkungan.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, MEGAMENDUNG - Kementerian Lingkungan Hidup mencabut segel 18 usaha wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, pada Selasa (28/10/2025), termasuk Eager Adventure Land (EAL).
Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup BPLH, Rizal Irawan, menjelaskan bahwa pencabutan dilakukan setelah para pengusaha memenuhi sanksi administratif, seperti menanam pohon dan membangun embung.
“Setelah seluruh kewajiban itu dipenuhi, sanksi administrasinya akan dicabut,” ujar Rizal.
Usai pencabutan segel, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup melakukan penanaman pohon di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, sebagai wujud komitmen pelestarian lingkungan.
Rudy menegaskan upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi harus berjalan seimbang.
“Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen memastikan kegiatan investasi tetap dapat tumbuh tanpa mengabaikan aspek kelestarian alam,” katanya.
Baca juga: Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Sanksi Terhadap Tempat Usaha di Puncak Bogor Segera Dicabut
Usai pencabutan segel, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Selasa (28/10/2025).
Rudy mengatakan penanaman pohon ini sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor bersama pemerintah pusat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung program penghijauan di wilayah Bogor Selatan.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup atas dukungan nyata terhadap pelestarian kawasan Puncak dan wilayah Bogor Selatan," kata Rudy.
Politisi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi harus berjalan seimbang.
"Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen memastikan kegiatan investasi tetap dapat tumbuh tanpa mengabaikan aspek kelestarian alam," ucap Rudy.
Baca juga: Kebijakan Penutupan Wisata Puncak Bogor Menuai Sorotan dari Berbagai Pihak
Ia meminta komitmen seluruh pelaku usaha untuk benar-benar menjaga alamnya
“Kita ingin keberlangsungan ekonomi tetap berjalan, tetapi ekosistem lingkungan hidup juga harus terjaga,” tegasnya.
Menurut Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor juga siap mengambil langkah konkret dalam upaya penghijauan apabila diperlukan, dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.
“Yang terpenting adalah tahapan-tahapan untuk menghijaukan kembali wilayah Bogor Selatan harus terus dijalankan. Ini adalah komitmen bersama untuk menghijaukan kembali Puncak,” ucapnya.
| Pemkab Bogor Siapkan Parung Jadi Pusat Ekonomi Modern |
|
|---|
| Jadi Biang Kerok Macet Puncak, Puluhan Kios dari Pasir Muncang hingga Taman Safari Dibuldoser |
|
|---|
| Aksi Gelandangan Palak Pengamen di Bogor Berakhir Perkelahian |
|
|---|
| Bupati Bogor Rudy Tinjau dan Temui Pedagang, Sentul City Turunkan 70 Personil Bantu Pembenahan |
|
|---|
| DPRD Fasilitasi Penyelesaian Masalah Pembangunan Lahan Eks PTPN di Sukamakmur Bogor Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/penanaman-bibit-di-kawasan-puncak45.jpg)