Selasa, 5 Mei 2026

Tabrakan KRL VS Argo Bromo Anggrek

7 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Bobby Rasyidin, mengatakan, hal itu dilakukan pihaknya untuk memberikan perhatian maksimal terhadap para korban dan keluarga yang terdampak.

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa/Rendy Rutama
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin saat ditemui di stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (4/5/2026). (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 17 korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur masih dirawat intensif di sejumlah RS.\
  • PT KAI beri pendampingan penuh 24 jam bagi korban luka dan keluarga terdampak.
  • Korban meninggal juga didampingi hingga proses pemakaman serta pemenuhan hak.
  • KAI menegaskan komitmen tanggung jawab dan berharap korban segera pulih.

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR - 17 orang korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, Kota Bekasi, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di sejumlah Rumah Sakit (RS).

Berkaitan hal itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan akan melakukan pendampingan hingga 24 jam.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan, hal itu dilakukan pihaknya untuk memberikan perhatian maksimal terhadap para korban dan keluarga yang terdampak.

"Untuk korban yang luka-luka, kami juga melakukan pendampingan full, kalau rekan-rekan media yang melihat, selalu ada 24 jam staf kami di RS sekarang masih ada 17 orang ya,” kata Bobby di stasiun Bekasi Timur, Senin (4/5/2026).

Tak hanya kepada korban luka, Bobby menjelaskan, bentuk perhatian juga diberikan kepada yang meninggal dunia.

Baca juga: Kasus Kecelakaan Kereta Bekasi Memanas, KAI Siap Buka Data ke Polisi

Bentuk perhatian itu seperti mendapatkan pendampingan penuh sejak awal kejadian hingga proses penguburan jenasah.

“Kami pendampingan full sekali, penuh pendampingannya, untuk yang telah meninggal dunia, kami menghantarkan sampai ke liang kubur, kami mengurusi semua hak-hak dari korban, dan tentunya berbelasungkawa dan dukacita yang sangat mendalam dari kami,” jelasnya.

Bobby menuturkan, bentuk tanggung jawab tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh korban mendapatkan haknya secara layak.

“Dan tentunya kami mendoakan dan selalu berusaha yang terbaik dari kami, agar saudari-saudari kami yang masih dalam perawatan itu akan kembali sembuh dan pulih seperti sedia kala,” tuturnya. (M37)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved