Rabu, 6 Mei 2026

Tabrakan KRL VS Argo Bromo Anggrek

Update Tabrakan Kereta Bekasi: 84 Penumpang Diperbolehkan Pulang, 17 Masih Dirawat

KAI terus mendampingi pelanggan terdampak insiden di Stasiun Bekasi Timur. 84 sudah pulang, 17 masih dirawat di rumah sakit.

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
TABRAKAN KERETA - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menjenguk pelanggan di RS Primaya Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Minggu (3/5/2026). Per 4 Mei 2026, 84 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 masih dirawat di berbagai rumah sakit. KAI juga menyediakan klaim pengobatan mandiri, layanan trauma healing, serta posko informasi hingga 11 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • PT KAI (Persero) terus memberikan pendampingan kepada pelanggan dan keluarga terdampak kejadian di Stasiun Bekasi Timur.
  • Per 4 Mei 2026, 84 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 masih dirawat di berbagai rumah sakit.
  • KAI juga menyediakan klaim pengobatan mandiri, layanan trauma healing, serta posko informasi hingga 11 Mei 2026.
  • Selain itu, 115 barang ditemukan, dengan 61 telah dikembalikan dan sisanya masih menunggu pengambilan.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melanjutkan pendampingan kepada seluruh pelanggan dan keluarga terdampak kejadian di Stasiun Bekasi Timur hingga setiap tahapan penanganan selesai.

Berdasarkan data terhimpun hingga Senin (4/5/2026), sebanyak 84 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 pelanggan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

KAI memastikan pemantauan kondisi pelanggan dilakukan secara berkala agar seluruh kebutuhan penanganan dapat terpenuhi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pendampingan diberikan secara menyeluruh, baik bagi pelanggan yang masih dirawat maupun yang telah kembali ke rumah.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujarnya pada Senin (4/5/2026).

Baca juga: Pemeriksaan Saksi Kasus Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi, dari Pemerintah hingga Sopir Taksi

KAI juga menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang menjalani pengobatan secara mandiri.

Dokumen yang diperlukan meliputi bukti perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.

Setelah dokumen dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dengan estimasi penyelesaian paling lambat 21 hari kerja.

Sebagai bagian dari proses pemulihan, layanan trauma healing masih tersedia bagi pelanggan dan keluarga yang membutuhkan.

Pengajuan dapat dilakukan melalui Posko Informasi di Bekasi Timur maupun call center 0812-9660-5747.

Pendampingan dapat dimulai melalui telemedicine dan dilanjutkan secara langsung sesuai kebutuhan.

KAI juga terus menangani barang bawaan pelanggan yang tertinggal saat kejadian.

Hingga 4 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 115 barang ditemukan.

Dari jumlah tersebut, 61 barang telah dikembalikan kepada pemilik, sementara 54 barang masih menunggu pengambilan.

Seluruh barang telah diamankan dan didata melalui layanan Lost and Found di Stasiun Bekasi Timur. KAI mengimbau pelanggan, keluarga, maupun kerabat yang merasa kehilangan barang agar segera mendatangi posko untuk proses verifikasi dan pengambilan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved