Kamis, 30 April 2026

Tabrakan KRL VS Argo Bromo Anggrek

Dedi Mulyadi Geram Tahu Ada Ormas Kuasai Perlintasan KA: Tindak Tegas!

Geram Tahu Ada Ormas Kuasai Perlintasan KA, Dedi Mulyadi: Tidak Boleh ada yang menguasai sesuatu yang bukan haknya di Jawa Barat

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
TABRAKAN KERETA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyani (KDM) melayat ke rumah duka Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32) di Griya Asri 2 Blok H, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2026). Terkait dugaan palang pintu perlintasan KA dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas) di kawasan Bulak Kapal, Bekasi Timur Dedi meminta aparat bertindak tegas. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyani (KDM) melayat ke rumah duka Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32).di Griya Asri 2 Blok H, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2026). 

Eka merupakan karyawan Kompas TV yang menjadi korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.

Suasana haru menyelimuti lokasi saat keluarga dan pelayat melepas kepergian korban.

Dalam kesempatan itu, Dedi menyoroti persoalan perlintasan kereta api yang dinilai masih menjadi masalah serius di berbagai daerah.

Ia menyebut banyaknya jalan baru yang dibangun tanpa melalui lintasan resmi milik PT KAI menjadi salah satu penyebab kecelakaan.

“Perlintasan kemarin itu problem di mana-mana. Banyak jalan dibangun baru, tapi bukan lintasan resmi PT KAI. Kalau tidak segera diamankan, peristiwa seperti ini akan terus terjadi,” ujar Dedi di rumah duka saat ditemui Wartakotalive.com, Rabu (29/4/2026).

Ia menegaskan seluruh perlintasan, baik resmi maupun tidak resmi, harus segera dilengkapi sistem pengamanan untuk mencegah kecelakaan serupa terulang.

Selain itu, Dedi juga menyinggung kondisi wilayah yang padat penduduk, sehingga membutuhkan solusi jangka panjang berupa pembangunan flyover.

Ia menyebut rencana tersebut sudah masuk dalam program pembangunan Jawa Barat, meski pelaksanaannya dilakukan bertahap karena keterbatasan fiskal.

“Dengan kebijakan Pak Presiden yang akan membangun flyover, tentu kami berterima kasih. Itu sangat membantu,” katanya.

Menurutnya, pemerintah pusat juga memberikan perhatian terhadap penataan perlintasan kereta di berbagai daerah, mengingat banyaknya jalur yang muncul akibat perkembangan kawasan permukiman.

Tindak Tegas Ormas

Terkait adanya dugaan organisasi masyarakat (ormas) menguasai perlintasan KA di kawasan Bulak Kapal, Bekasi Timur, Dedi meminta aparat bertindak tegas.

“Tindak tegas ormasnya! Tidak boleh ada yang menguasai sesuatu yang bukan haknya di Jawa Barat,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses pembangunan flyover di Bekasi kini tengah memasuki tahap penyempurnaan Detailed Engineering Design (DED).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved