Selasa, 19 Mei 2026

Tabrakan KRL VS Argo Bromo Anggrek

Cerita Endang Bertahan hingga 10 Jam Akibat Terjepit Gerbong Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

Puluhan keluarga korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur mendatangi RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Warta Kota/Rendy Rutama
KECELAKAAN KERETA - Suasana mencekam menyelimuti Stasiun Bekasi Timur pasca-insiden tabrakan hebat yang melibatkan KRL Commuter Line tujuan Cikarang dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek, Senin (27/4/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan keluarga korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur mendatangi RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026)
  • Di depan ruang IGD, terpasang tenda pelayanan dari Polda Metro Jaya untuk keluarga korban kecelakaan KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek
  • Presiden Prabowo akan segera melakukan investigasi atas insiden kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur

 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Puluhan keluarga korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur mendatangi RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Di depan ruang IGD, terpasang tenda pelayanan dari Polda Metro Jaya untuk keluarga korban kecelakaan KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek.

Ada papan untuk mencatat sejumlah nama korban luka yang dirawat di beberapa rumah sakit di Bekasi.

Iqbal, salah satu keluarga korban kecelakaan, berada di Stasiun Bekasi Timur, sejak Senin (27/4/2026) pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Janji Evaluasi Perlintasan

Ia mendapat kabar dari kerabatnya bahwa kakak sepupunya bernama Endang Kuswanti menjadi korban kecelakaan karena ada di gerbong 10 KRL.

"Kerja selalu pakai KRL, dari Juanda, Jakarta Pusat, pulang ke rumah di Tambun," kata Iqbal, Selasa.

Menurut Iqbal, kondisi kakak sepupunya cukup tragis karena terjepit gerbong kereta api hingga kurang lebih 10 jam.

Petugas bahkan harus menggunakan alat berat manual untuk melepaskan jepitan gerbong kereta.

Baca juga: Kisah Ristuti, Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi, Dijemput Suami Tak Kunjung Tiba

Selama proses evakuasi, petugas harus memasang oksigen ke Endang agar tetap bertahan hidup di gerbong kereta.

"Dia ada di ambulans terakhir yang tiba di RSUD Bekasi," ucapnya.

Iqbal belum mendapatkan informasi terbaru kondisi Endang karena masih ditangani oleh tim medis.

Ia juga tak tahu luka yang dialami Endang.

Baca juga: Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang, 84 Luka Dirawat

"Kami masih menunggu hasil rongen," ujar Iqbal.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi RSUD Bekasi menjenguk korban luka kecelakaan kereta, Selasa.

Prabowo akan segera melakukan investigasi atas insiden kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. (m26)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved