Rabu, 29 April 2026

Kebakaran

Pertamina Pastikan Pasokan LPG Tidak Terganggu Imbas Kebakaran SPBE Cimuning

Kebakaran SPBE di Bekasi sebabkan 12 korban luka bakar. Pertamina pastikan pasokan LPG tetap aman dan tanggung perawatan korban.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
KEBAKARAN SPBE BEKASI - Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria saat ditemui di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026) dinihari.  

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda SPBE mitra Pertamina di Mustika Jaya, Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam.
  • Sebanyak 12 orang mengalami luka bakar hingga 60-70 persen dan dirawat di sejumlah rumah sakit.
  • Pertamina menyampaikan permohonan maaf serta memastikan pasokan LPG ke masyarakat tetap aman.
  • Selain menanggung biaya perawatan korban, Pertamina juga akan mengganti kerusakan rumah warga setelah proses pendataan bersama pemerintah setempat.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pertamina Regional Jawa Bagian Barat (JBB) merespons kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4/2026) malam.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan, kebakaran itu terjadi di SPBE yang diketahui dikelola swasta atau mitra.

SPBE itu diketahui sudah beroperasi sejak tahun 2009.

"Jadi, SPBE ini adalah stasiun pengisian bulk elpiji, di sini itu tempat pengisiannya LPG, lalu nanti itu diangkut oleh mobil agen dan agen itu menyebarkan ke pangkalan-pangkalan," kata Susanto di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Meski demikian, Susanto memastikan akibat kejadian ini pasokan LPG ke setiap pangkalan tidak terganggu.

"Kami sampaikan bahwa dengan adanya insiden ini, pasokan LPG pada warga tidak terganggu terutama untuk wilayah yang menjadi coverage dari ini. SPBE ini itu masuknya ke kabupaten Bekasi, kurang lebih melayani tiga wilayah," jelasnya.

Susanto mewakili Pertamina Regional JBB menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa kebakaran yang sebelumnya terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekira pukul 21.00 WIB itu. 

Permohonan maaf itu ditunjukan kepada para korban dan khalayak luas.

"Pertamina Patra Niaga Regional Jawa bagian Barat menyampaikan mohon maaf atas insiden yang terjadi, insiden di SPBE yang merupakan mitra dari Pertamina, kami mohon maaf," ucapnya.

Baca juga: Minta Maaf, Pertamina Bertanggung-jawab atas Kebakaran SPBE di Cimuning Bekasi

Berkaitan kejadian itu, Susanto mengungkapkan Pertamina akan bertanggung jawab sepenuhnya, di antaranya terhadap perawatan para korban yang dirawat di Rumah Sakit (RS).

Tidak hanya itu, Pertamina juga akan bertanggung jawab atas kerusakan sejumlah bangunan berupa rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Guna merealisasikan tanggung jawab itu, Pertamina akan terlebih dahulu melakukan pendataan.

"Sudah pasti perawatan korban itu Pertamina itu tanggung jawab, lalu untuk kerusakan rumah ini kan harus dilihat dulu, kami harus bekerja sama sama pemerintah setempat mungkin ada RT, RW, lurah, untuk mengirim identifikasi dan kami juga akan lihat kerusakannya seperti apa," pungkasnya.

12 Warga Terluka

Seperti diketahui, kebakaran itu mengakibatkan sejumlah warga menjadi korban.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya hingga Kamis (2/4/2026) sekira pukul 01.38 WIB, jumlah korban mencapai 12 orang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved