Rabu, 15 April 2026

Kebakaran

Ledakan di SPBE Cimuning Disusul Semburan Api yang Lumat Rumah dan Ketenangan Warga

Ledakan SPBE Cimuning Disusul Semburan Api yang Lumat Rumah dan Ketenangan Warga

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/Rendy Rutama
LEDAKAN MAUT CINYOSONG - Suara dentuman hebat yang terjadi berkali-kali dari arah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosong, Kelurahan Cimuning, Mustika Jaya, Bekasi Rabu (1/4/2026) malam, mendadak mengubah kawasan pemukiman padat di sana riuh dan mengerikan dengan hawa panas api yang membesar. Langit malam mendadak berubah menjadi oranye pekat, serta ketenangannya berubah menjadi horor nyata bagi warga di sepanjang Jalan Cinyosog.  

Ringkasan Berita:
  • SPBE di Jalan Cinyosog, Cimuning, Bekasi meledak hebat pada Rabu (1/4/2026) malam, diduga akibat kebocoran gas saat proses pengisian yang merambat ke pemukiman.
  • Sejumlah rumah warga dalam radius 15 meter hancur dan hangus terbakar; listrik dipadamkan total membuat situasi di lokasi gelap gulita dan mencekam.
  • Petugas mengonfirmasi adanya warga yang menderita luka bakar, sementara pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan api di tengah ancaman ledakan susu

WARTAKOTALIVE.COM –- Suara dentuman hebat yang terjadi berkali-kali dari arah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosong, Kelurahan Cimuning, Mustika Jaya, Bekasi Rabu (1/4/2026) malam, mendadak mengubah kawasan pemukiman padat di sana riuh dan mengerikan.

Langit malam mendadak berubah menjadi oranye pekat.

Malam yang seharusnya menjadi penutup hari yang tenang, berubah menjadi horor nyata bagi warga di sepanjang Jalan Cinyosog. 

Baca juga: Malam Mencekam di Cimuning, Rentetan Ledakan Api di SPBE Bekasi Bikin Warga Panik Berhamburan

Hawa panas yang terasa membesat hingga api melalap SPBE dan sejumlah rumah di sana.

Hingga menjelang tengah malam, sekira pukul 23.24 WIB, deru mesin mobil pemadam kebakaran masih menderu.

Di bawah kegelapan total akibat pemutusan aliran listrik oleh PLN, para petugas berjibaku melawan lidah api yang tak hanya melalap depo gas, tapi juga mulai menjalar ke rumah-rumah warga.

Gas Sudah Merata di Jalanan

Bayu, seorang warga setempat, masih tampak syok saat menceritakan detik-detik sebelum maut menyapa.

Ia mengenang bagaimana kabut putih gas yang menyengat tiba-tiba memenuhi jalanan tepat di depan rumahnya, sesaat sebelum ledakan pertama mengguncang bumi.

"Awalnya sedikit, lalu saya masuk rumah. Lama-lama gasnya menyebar, sudah masuk sampai ke area depan rumah," kenang Bayu dengan suara bergetar.

Baca juga: Malam Mencekam di Cimuning, Rentetan Ledakan Api di SPBE Bekasi Bikin Warga Panik Berhamburan

Nahas, keputusannya untuk menutup pagar rumah demi keamanan justru disambut oleh ledakan yang memekakkan telinga.

Gas yang sudah terlanjur "mengepung" area pemukiman membuat api merambat dengan kecepatan kilat.

"Langsung menyambar ke semua area karena gas sudah merata ke mana-mana," tambahnya.

Kabar yang beredar di antara warga menyebutkan, kebocoran terjadi saat proses pengisian gas berlangsung, namun diduga sempat ditinggalkan oleh petugas terkait.

Rumah Hancur dalam Radius 15 Meter

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved