Selasa, 14 April 2026

Berita Bekasi

Tri Adhianto: Penanganan Sampah di Bekasi Libatkan Pelajar Sejak Dini

Wali Kota Bekasi menyebut berbagai program pengelolaan sampah berbasis edukasi dan masyarakat telah berjalan sebelum arahan Presiden disampaikan.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
ARAHAN PRESIDEN - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat meninjau lokasi banjir di Gang Mawar RT 08 RW 03, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Jumat (30/1/2026). Dirinya menyebut berbagai program pengelolaan sampah berbasis edukasi dan masyarakat telah berjalan sebelum arahan Presiden disampaikan. 

Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Bekasi Tri Adhianto merespons arahan Presiden Prabowo Subianto soal penanganan sampah yang disampaikan dalam Rakornas 2026. 
  • Ia menegaskan Pemkot Bekasi telah lebih dulu menjalankan program berkelanjutan, seperti kerja bakti pelajar, edukasi lingkungan, kegiatan kemah alam, sedekah sampah, serta kewajiban bank sampah di setiap RW. 
  • Selain itu, pelibatan sekolah dinilai strategis guna membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto merespons arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto terkait penanganan persoalan sampah yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam Rakornas tersebut, Prabowo menekankan pentingnya langkah konkret dan berkelanjutan dalam menyikapi persoalan sampah, termasuk mengenalkan proyek gentengisasi sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Menanggapi hal itu, Tri menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sejatinya telah menjalankan sejumlah program penanganan sampah yang melibatkan pelajar sejak usia dini, bahkan sebelum arahan tersebut disampaikan.

“Ya. Kan sebetulnya proses itu secara bertahap kemarin sudah kita lakukan, di mana untuk setiap hari Rabu itu kita ajak anak-anak SD, SMP untuk kemudian kerja bakti di alun-alun, kerja bakti di hutan kota. Hanya memang kan situasinya kemarin kan hujan, jadi sempat berhenti,” kata Tri kepada Tribun Bekasi (Warta KOta Network) pada Selasa (3/2/2026).

Tri menjelaskan, keterlibatan pelajar tidak hanya sebatas kegiatan kerja bakti, tetapi juga diarahkan pada proses edukasi lingkungan secara menyeluruh. 

Satu contohnya melalui kegiatan berkemah yang disiapkan sebagai bagian dari pembelajaran langsung di alam terbuka.

“Termasuk yang akan kami lakukan adalah melatih mereka untuk camping. Nah, jadi itu sudah kami persiapkan, termasuk jumlah WC yang ada di hutan kota ya, terus kemudian kami juga sudah buat kafe-kafe di sana,” jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Tangsel Tindaklanjuti Arahan Presiden Soal Sampah

Menurut Tri, langkah tersebut merupakan bagian dari pendidikan dan edukasi agar pelajar memiliki cara pandang yang lebih baik terhadap sampah, sekaligus memahami dampaknya terhadap lingkungan.

“Itu menjadi satu proses pendidikan edukasi buat anak-anak sekolah, mereka bisa menyikapi memandang sampah menjadi sesuatu yang sangat luar biasa, karena memang harus ada tindakan revolusioner hari ini bagaimana kami menyikapi sampah yang terus bertambah,” ujarnya.

Tri menuturkan, peningkatan jumlah penduduk di Kota Bekasi berbanding lurus dengan tingginya produksi sampah, sehingga diperlukan langkah serius dan berkelanjutan.

“Ya apalagi Kota Bekasi ini kan jumlah penduduknya terus meningkat, dan pasti produksi sampahnya juga sangat besar,” tuturnya.

Tri menyampaikan, sebelum sebelum adanya ide dari Prabowo, ia memastikan hal itu sudah dilakukan, termasuk penertiban spanduk dan baliho yang dinilai mengotori wajah kota.

Ia mencontohkan kawasan Jalan Ahmad Yani yang kini bersih dari spanduk liar, serta penertiban reklame yang tidak berizin maupun dalam kondisi rusak.

“Makanya kalau hari ini kelihatan kan hampir di Ahmad Yani itu tidak pernah ada yang namanya spanduk. Coba perhatikan. Karena itu saya kendalikan betul ya,” ucapnya.

Tri menegaskan peran Satpol PP yang telah dibekali peralatan untuk menertibkan reklame bermasalah.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved