Berita Bekasi
Wali Kota Bekasi Minta Warga Sabar Soal Perbaikan Jalan Rusak
Curah hujan tinggi jadi kendala perbaikan jalan rusak di Bekasi. Wali Kota meminta warga bersabar hingga cuaca membaik.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta masyarakat bersabar terkait penanganan jalan rusak karena tingginya curah hujan.
- Ia menilai perbaikan tidak efektif jika dilakukan saat cuaca belum mendukung.
- Sejumlah ruas seperti Jalan Nonon Sonthanie telah dianggarkan Rp3 miliar, Jalan I Gusti Ngurah Rai memasuki lelang, sementara Joyo Martono dilakukan penanganan sementara.
- Jalan Siliwangi dan Ahmad Yani berada di bawah kewenangan provinsi dan pusat.
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meminta masyarakat untuk bersabar terkait penanganan sejumlah ruas jalan rusak di wilayah Kota Bekasi.
Tri mengatakan, tingginya curah hujan menjadi kendala utama dalam pelaksanaan perbaikan jalan.
Menurutnya, pekerjaan perbaikan akan sia-sia jika dipaksakan dilakukan saat kondisi cuaca belum mendukung.
“Kalau kami kerjakan sekarang, sebentar juga akan rusak kembali. Jadi hari ini saya berharap warga masyarakat bisa sedikit bersabar. Progres sebenarnya sudah ada,” kata Tri saat dimintai keterangan di kawasan Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (28/1/2026).
Tri menjelaskan, salah satu ruas jalan yang menjadi perhatian adalah Jalan Nonon Sonthanie, Kecamatan Bekasi Timur.
Untuk perbaikan jalan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah menyiapkan anggaran sekira Rp3 miliar.
Baca juga: Jagat Satwa Nusantara Gelar Final Cerdas Cermat, Juara I Bawa Pulang Rp 7,2 Juta
“Yang menonjol sekarang itu di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur. Itu sudah ada anggarannya, kurang lebih sekitar Rp3 miliar,” jelasnya.
Selain itu, Tri menuturkan untuk perbaikan Jalan I Gusti Ngurah Rai juga telah dianggarkan dan saat ini tengah memasuki tahap proses lelang.
Orang nomor satu di Kota Bekasi itu berharap pekerjaan fisik dapat segera dimulai dalam waktu dekat, dengan catatan kondisi cuaca memungkinkan.
“Mudah-mudahan awal bulan sudah bisa kita kerjakan. Tapi tentu kami lihat juga kemampuan dari curah hujan yang ada,” tuturnya.
Lalu Tri menyampaikan terkait perbaikan Jalan Joyo Martono, Pemkot Bekasi telah melakukan sejumlah penanganan sementara berupa patching atau penambalan, meski hasilnya belum bisa maksimal.
“Joyo Martono sudah beberapa kami lakukan patching-patching, walaupun memang belum bisa maksimal,” ucapnya.
Sementara untuk Jalan Siliwangi, Tri menegaskan ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov).
Ia menyebut koordinasi telah dilakukan dan perbaikan sempat dilaksanakan, namun kembali rusak akibat hujan deras.
“Jalan Siliwangi itu jalan provinsi, kemarin baru saja dilakukan perbaikan. Tapi karena hujannya sangat besar, akhirnya mengelupas lagi,” tegasnya.
| Selama 3 Bulan, 47 Kasus Narkotika hingga Peredaran Obat Tramadol Terungkap di Kabupaten Bekasi |
|
|---|
| Data Pelanggan PLN Tak Jelas, DPRD Kebupaten Bekasi Curiga Ada Kebocoran Pajak |
|
|---|
| Ketua DPRD Kota Bekasi Soroti Pentingnya Kepemimpinan Lewat Retret |
|
|---|
| Warga Bekasi Kaget Tagihan PBB Sampai Rp 311 Juta, Biasanya Cuma Rp 200 Ribuan |
|
|---|
| Tingkatkan Jadi UHC Prioritas, Pemkab Bekasi Segera Lunasi Tunggakan BPJS Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/JALAN-RUSAK-BEKASI-Wali-Kota-Bekasi-Tri-Adhianto.jpg)