Jumat, 24 April 2026

Nataru

Ikut Arahan Dedi Mulyadi, Summarecon Mall Bekasi Batalkan Pesta Kembang Api

Summarecon Mall Bekasi membatalkan pesta kembang api Tahun Baru 2026 sebagai bentuk empati atas bencana di Sumatra.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Istimewa/Instagram Summarecon Mall Bekasi
NATARU - Unggahan pembatalan acara Spectacular Fireworks atau pesta kembang api saat pergantian tahun baru 2026 di Summarecon Mall Bekasi (SMB) Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jumat (26/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Manajemen Summarecon Mall Bekasi resmi membatalkan agenda Spectacular Fireworks saat pergantian Tahun Baru 2026 sebagai bentuk solidaritas dan empati atas bencana di Sumatera. 
  • Meski demikian, perayaan malam tahun baru tetap digelar dengan menghadirkan Yura Yunita. 
  • Sejalan dengan itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengimbau warga tidak menggelar pesta kembang api dan memilih doa bersama sebagai wujud kepekaan sosial serta refleksi menyambut tahun baru.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Management Summarecon Mall Bekasi (SMB) secara resmi membatalkan agenda Spectacular Fireworks atau pesta kembang api saat pergantian tahun baru 2026.

Keputusan itu dipilih meski pada Minggu (30/11/2025), agenda Spectacular Fireworks akan dihadirkan.

"Keputusan ini diambil sebagai bentuk solidaritas dan wujud empati atas bencana yang tengah terjadi di Sumatra, serta kepada seluruh saudara yang terdampak, sehingga pelaksanaan Spectacular Fireworks pada 31 Desember 2025 tidak diselenggaeakan," tulis dalam unggahan akun Sosial Media (Sosmed) Instagram Summareconmal.bekasi, dikutip Jumat (26/12/2025).

Namun management SMB tetap menghadirkan perayaan New Years Eve 2026 dalam menyambut pergantian tahun baru yang akan menampilkan Yura Yunita pada Rabu (31/12/2025) mendatang.

Imbauan Pemerintah Kota Bekasi

Hal tersebut merujuk larangan yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi melarang masyarakat dan pihak swasta di Jawa Barat melaksanakan pesta kembang api saat malam tahun baru 2026.

Merujuk larangan Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto melayangkan imbauan.

Imbauan itu terkait ajakan untuk tidak menggelar pesta kembang api atau bahkan hiburan besar.

Orang nomor satu di Kota Bekasi itu justru meminta warga untuk menggelar doa bersama sebagai penanda masuknya tahun yang baru.
 
Pilihan itu diputuskan sebagai bentuk kepekaan sosial serta sikap pemerintah dalam merespons kondisi dan dinamika yang tengah dihadapi masyarakat bergam daerah, khususnya bencana yang melanda di sejumlah wilayah Pulau Sumatra.
 
Menurutnya, pergantian tahun dapat dimaknai secara lebih substantif, tidak semata-mata melalui kemeriahan.
 
“Kami tidak ingin memulai tahun dengan euforia semata. Tahun baru seharusnya menjadi momentum untuk menundukkan kepala, mendoakan keselamatan, dan memperkuat kepedulian sosial. Itu yang ingin kami bangun di Kota Bekasi,” kata Tri, Kamis (25/12/2025).
 
Tri menjelaskan doa bersama menjadi ruang kolektif untuk merefleksikan perjalanan yang telah dilalui sekaligus memohon agar tahun yang akan datang membawa ketenangan, keberkahan, dan perlindungan bagi seluruh warga.
 
Dalam situasi apa pun, pemerintah dinilainya harus punya kepekaan. 

"Ada saatnya kami bersuka cita, ada pula saatnya kami memilih menahan diri. Tahun ini, Kota Bekasi memilih memulai dengan doa dan refleksi akhir tahun,” jelasnya.

Tri mengungkapkan untuk doa bersama akan dilaksanakan secara sederhana dan khidmat dengan melibatkan unsur pemerintah, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat. 

"Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi juga mengimbau masyarakat untuk menyambut pergantian tahun secara tertib dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing," pungkasnya.

Dedi Mulyadi Larang Pesta Kembang Api

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melarang masyarakat dan pihak swasta di Jawa Barat melaksanakan pesta kembang api saat malam tahun baru 2026.

Hal itu diutarakan Dedi Mulyadi usai Groundbreaking Pabrik NPK Nitrat Pupuk Kujang di Kawasa Industri Pupuk Kujang Cikampek, Karawang pada Selasa (23/12/2025).

Dedi Mulyadi menegaskan, Pemprov Jabar tidak menggelar acara pesta kembang api.

Baca juga: Bawa Rp 1 Miliar, Wali Kota Depok Bareng Dedi Mulyadi Terbang ke Aceh

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved