Kuliner
Berdiri Sejak 1965, Toko Kopi Cap Bemo di Pasar Rawamangun Kini Tampil Lebih Modern
Toko Kopi Cap Bemo yang sudah berdiri sejak tahun 1965 hingga kini masih memiliki pelanggan setia
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Para pecinta kopi dan komunitas wajib tahu di Pasar Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, memiliki toko yang menjual kopi khas nusantara dengan citarasa tinggi.
Toko Kopi Cap Bemo yang sudah berdiri sejak tahun 1965 hingga kini masih memiliki pelanggan setia
Pemilik Toko Kopi Cap Bemo Pasar Rawamangun, Edward Nurjadi (49) menuturkan, saat berdiri pada 1965 Toko Kopi Cap Bemo memiliki beberapa pesaing di sekitar wilayah Rawamangun
Namun, seiring berjalannya waktu toko kopi lainnya gulung tikar, sedangkan Toko Kopi Cap Bemo tetap bertahan dan eksis hingga menjadi satu-satunya toko kopi yang berdiri di Pasar Rawamangun.
"Karena kan dulu belum ada yang banyak berdagang kopi, apalagi yang sachet-an. Kopi Cap Bemo ini terus eksis, berinovasi dan tampil lebih modern," tutur Edward, Selasa (26/8/2025)
Kini, Toko Kopi Cap Bemo dikelola oleh generasi kedua
Edward mengungkapkan, tahun 2011 toko kopi ini diteruskan dan dikembangkan oleh dirinya.
Sejurus para pelanggannya bertambah banyak, berkembang luas, sampai saat ini Toko Kopi Cap Bemo menjadi dikenal luas dan sudah banyak mengirimkan ke sejumlah restoran, cafe dan hotel serta instansi pemerintah.
"Khususnya di wilayah Rawamangun Kopi Cap Bemo sudah cukup dikenal, semua warga Rawamangun pasti minum kopi Bemo," ucap Edward
Sejarah penamaan Kopi Cap Bemo
Edward menjelaskan, pada masa dulu, beberapa pasar tradisional mempunyai jagoan kopinya masing-masing.
Disebutkan dia, contohnya, di wilayah Jatinegara ada kopi Biskota, dan Sedan, di Bogor ada kopi Oplet, di Senen ada Bajaj.
Nah, khususnya di Pasar Rawamangun ini ada kopi Cap Bemo.
Lantaran pada tahun 1965, persisnya di depan Pasar Rawamangun sekitar terminal dulu sempat ada pangkalan Bemo.
"Kebetulan di sini ada Terminal Rawamangun, cukup membantu orang yang dari Jakarta ke luar kota begitu sebaliknya mampir beli kopi di sini. Sama halnya karyawan PO bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) juga berburu kopi disini. Bus malam kan dulu kemari juga, sopir dan kernetnya ya kemari juga".
| Mencicipi Kuliner Legendaris, Sop Buntut Cut Meutia, Langganan Keluarga Cendana hingga Purbaya |
|
|---|
| Belajar Mengenal Daun Teh dari Pagilaran, ChaCo Ajak Anak-anak Menjadi 'Peracik Teh Cilik' |
|
|---|
| Gerai Ramen ZUNDO-YA Hadir di Indonesia, Sajikan Kuah Ayam Silky Smooth 100 Persen Halal |
|
|---|
| Bawa Cita Rasa Asli Sarawak, Lin Yu Mei Buka Gerai Baru di Alam Sutera |
|
|---|
| Mencicip Gudeg Legendaris Bu Tinah di Stasiun Gondangdia, Jangan Datang Pas Jam makan Siang! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Toko-Kopi-Cap-Bemo-di-Pasar-Rawamangun.jpg)