Tawuran

Polres Metro Jakut Tangkap Penyiram Air Keras ke Pelajar SMK, Ini Peran para Tersangka Tawuran

Polres Metro Jakut gerak cepat menangkap pelaku penyiram air keras, hanya butuh 8 jam para tersangka ditangkap.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/nuril yatul
ILUSTRASI AIR KERAS - Polres Metro Jakarta Utara menangkap lima orang pelaku penyiram air keras kepada pelajar SMK. Mereka ditangkap dalam tempo 8 jam setelah peristiwa. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Unit Resmob Polres Metro Jakarta Utara bersama Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok menangkap lima orang pelaku penyiram air keras di Jalan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (3/8/2025) malam.

Air keras adalah istilah yang merujuk pada larutan asam kuat yang bersifat korosif. Istilah ini seringkali digunakan untuk menyebut asam sulfat (H₂SO₄) atau asam klorida (HCl), namun bisa juga merujuk pada larutan asam kuat lainnya.

Air keras dapat menyebabkan luka bakar jika terkena kulit dan dapat merusak jaringan tubuh lainnya jika tertelan atau terhirup. 

Empat orang di antaranya sudah ditetapkan tersangka berinisial YA (17), JBS (17), MA (17), AR (18). 

Sedangkan 1 pelaku lainnya berinisial RK (18) masih dalam proses pemeriksaan secara intensif.

Kapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Erick Frendiz menjelaskan, pihaknya menangkap pelaku kurang dari delapan jam pasca kejadian.

Baca juga: Temui Perwakilan Pengurus, Munjirin Minta Pemuda Pancasila Ikut Cegah Tawuran di Jaktim

"Pelakunya adalah siswa, dari satu SMK di wilayah Koja, sementara korban adalah siswa juga yang berasal dari SMK di Tanjung Priok," kata Erick, Minggu (3/8/2025).

Menurut Erick, pelaku saat itu jumlahnya sekitar 10 orang sempat keliling di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara guna mencari lawan tawuran.

Selama perjalanan tak menemukan lawan, akhirnya kelompok pelaku berpapasan dengan korban berinisial AP (17) di lokasi kejadian.

Baca juga: Polisi Sudah Kantongi Identitas Penyiram Air Keras Pada Pasutri di Cengkareng Jakbar

Kelompok pelaku memepet kendaraan korban dan kemudian memukul korban hingga terjatuh.

"Karena tidak ketemu lawan, mereka papasan dengan korban yang sedang berbonceng tiga saat itu," ujarnya. 

"Spontan, pelaku ini mepet kendaraan korban, kemudian terjatuh. Pelaku menyiramkan air keras," imbuhnya.

Menurut Erick, saat ini korban masih menjalani perawatan medis di IGD Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, usai wajahnya luka bakar akibat disiram air keras.

Mantan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat itu menyatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut guna menangkap pelaku lain yang terlibat.

Ia memastikan, pelaku saat itu mencari lawan secara random karena tidak janjian dengan kelompok lainnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved