Berita Jakarta
Pramono Enggan Komentari Dugaan Marullah Matali Salahgunakan Jabatan
Marullah Matalai diduga mengangkat anaknya Muhammad Fikri Makarim (Kiky) sebagai tenaga ahli sekda.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Marullah dilaporkan ke KPK atas dugaan penyalahgunaan jabatan dan wewenang serta korupsi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Marullah Matalai diduga mengangkat anaknya Muhammad Fikri Makarim (Kiky) sebagai tenaga ahli sekda.
Marullah juga mengangkat keponakannya, Faisal Syafruddin dari Kepala Suku Badan BPAD Jakarta Pusat menjadi Plt Kepala BPAD Provinsi DKI Jakarta.
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengaku tidak mengetahui adanya kasus tersebut dan enggan berkomentar lebih lanjut.
“Saya belum tahu,” singkat Pramono saat ditemui di RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat, Jumat (16/5/2025).
Baca juga: Marullah Matali Ungkap Pramono Anung Layak Dapatkan Gelar Kehormatan dari Betawi
Sebelumnya, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali enggan menanggapi masalah dirinya yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan penyalahgunaan jabatan.
Saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Marullah menghindar dari pertanyaan awak media.
Saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (15/5/2025), Marullah hanya memberikan gestur menutup mulut dengan jari.
"Ssst saya enggak. Cukup ya," ucap Marullah singkat sembari bergegas menuju Balairung.
Marullah juga enggan menjawab pertanyaan mengenai dugaan penunjukkan anaknya sebagai tenaga ahli (TA) di lingkungan Sekda DKI.
Ia terus berjalan cepat menghindari awak media tanpa memberikan klarifikasi.
Duduk perkara
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali dilaporkan ke Komisi KPK atas dugaan penyalahgunaan wewenang untuk melakukan praktik nepotisme.
Dari surat laporan yang ditujukan kepada KPK, Marullah diduga memanfaatkan kuasanya untuk mengangkat keluarganya menempati posisi pejabat Pemprov DKI.
| Berantas Ikan Sapu-sapu, Pemprov Jakarta Wacanakan Gandeng Bogor-Bekasi |
|
|---|
| Pemkot Jaksel dan Wartawan Perkuat Sinergi Lewat Forum Berkawan |
|
|---|
| Kenaikan Harga LPG Picu Kekhawatiran, Pemprov DKI Perketat Pengawasan Gas 3 Kg |
|
|---|
| Pemprov DKI Jakarta Tambah 103 Sekolah Swasta Gratis Tahun 2026, Berikut Daftarnya |
|
|---|
| Nakhoda Baru Kebon Sirih: Paripurna Pergantian Ketua DPRD DKI Digelar 30 April, Tunggu Pramono |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pramono-Anung-soal-Sekdanya-dilaporkan-ke-KPK3.jpg)