Jumat, 17 April 2026

Ramadan 2025

Apakah Berdarah Bisa Membatalkan Puasa? Begini Penjelasan dari Ustaz Malik

Ustaz malik menjelaskan, jika selama berpuasa sengaja mengorek hidung, telinga atau mulut sampai berdarah maka dipastikan puasanya batal.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
ist
RAMADAN - Ustaz Malik menjawab perdebatan masyarakat soal berdarah bisa batalkan puasa atau tidak. Menurutnya, apabila tidak disengaja, berdarah tidak membatalkan puasa 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir


WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Berdarah saat menjalankan ibadah puasa ramadan masih menjadi perdebatan karena ada yang menyatakan batal dan tidak.

Lantas bagaimana penjelasan sesuai hukum ajaran terkait dengan perdebatan itu.

Tim Warta Kota sudah bertanya langsung kepada salah satu tokoh agama bernama Ustaz Abdul Malik

Ia juga tokoh pemuda di RT 01/12 Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Malik mengatakan, setiap umat beragama islam diwajibkan untuk menjalanlan ibadah puasa ramadan karena dapat membersihkan dan menghapus dosa-dosa.

"Mudah-mudahan kita semua bisa mendapat ampunan dosa dari Allah SWT karena menjalankan ibadah puasa ramadan," kata Ustaz Malik, Senin (3/3/2025).

Ustaz malik menjelaskan, jika selama berpuasa sengaja mengorek hidung, telinga atau mulut sampai berdarah maka dipastikan puasanya batal.

Sedangkan, jika darah itu keluar tidak disengaja maka puasa ramadan maupun sunah tidak batal.

"Kalau yang tidak disengaja itu apa, kalau tiba-tiba tanpa sadar anggota tubuh kita berdarah, itu tidak batalkan puasa," tegasnya.

Menurut Ustaz Malik, ketika dalam keadaan darurat mengeluarkan darah seperti kecelakaan itu tidak batalkan puasa.

Namun, tetap disarankan melihat kondisi tubuh apakah pasca kecelakaan masih kuat menjalankan ibadah puasa atau tidak.

"Kecelakaan itu perbuatan yang tidak sengaja, kalau disengaja itu korek kuping, hidung dan mulut terus berdarah," tegasnya.

Selain berdarah, yang masih jadi perdebatan adalah gosok gigi ketika di pagi, siang atau sore hari saat berpuasa.

Ustaz Malik menerangkan, ada sebagian orang memperbolehkan dan tidak untuk gosok gigi selama menjalani puasa.

"Tapi alangkah baiknya gosok gigi sebelum Subuh untuk membersihkan semua makanan. Ada juga yang perbolehkan jika kita lupa gosok gigi setelah sahur," imbuhnya. (m26)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved