Fesyen
Sroja Tawarkan 6 Rangkaian Scarf Bertema Foliage
Founder Sroja Samira mengungkapkan, katakteristik unik dari Bunga Seroja adalah dapat tumbuh dengan cantik tanpa melihat di tempat mereka berada.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Brand fesyen lokal bernama Sroja kini hadir untuk memberikan warna baru di industri modest fashion Indonesia.
Nama Sroja sendiri diambil dari Seroja atau bunga Lotus yang menggambarkan keberagaman, simbol kesucian, pencerahan, regenerasi diri hingga momen di mana manusia terlahir kembali.
Founder Sroja Samira mengungkapkan, katakteristik unik dari Bunga Seroja adalah dapat tumbuh dengan cantik tanpa melihat di tempat mereka berada.
Baca juga: Terapkan Slow Fashion dengan Tekstil Daur Ulang, Merek Fesyen Ini Tembus Pasar Internasional
Baca juga: Klamby for Humanity, Merek Lokal Fesyen Wearing Klamby Bagikan 1.000 Scarf Koleksi Ulos untuk Nakes
Hal tesebut yang menjadi pondasi Sroja dalam menghadirkan koleksi-koleksi scarf yang menawan.
Sebagai koleksi perdana, lanjut dia, Sroja memperkenalkan enam rangkaian scarf yang bertemakan Foliage atau dedaunan. Colors of Mother Nature.
Hal ini terinspirasi dari enam macam tanaman indah seperti Monstera, Begonia, Calathea, Philodendron, Arboricola dan Hoya yang divisualisasikan ke dalam desain scarf yang cantik dan penuh makna.
Baca juga: Banyak Merek Fesyen Bermunculan, Begini Cara Fortklass Apparel Lengkapi Kebutuhan Fesyen Masyarakat
Baca juga: Clothing Line Lokal Pennay Apparel Lakukan Inovasi Produk, Kembangkan Pasar Fesyen di Indonesia
“Scarf Sroja memiliki bahan dasar Armani Silk yang sangat cocok dipadu padankan dengan seluruh pattern edisi Foliage, menjadikan scarf Sroja memiliki kesan elegan dan modern,” kata Samira dari keterangan tertulisnya, Minggu (27/3/2022).
Perempuan yang akrab disapa Mira ini menuturkan, kehadiran brand lokal ini berawal dari kegemarannya di dunia fashion.
Baca juga: Produk Fesyen asal Jawa Barat Tetap Laku Keras di Masa Pandemi
Mira melihat bahwa back to nature (kembali ke alam) memiliki daya tarik tersendiri.
Selain karena rupanya yang indah, tanaman-tanaman yang merepresentasikan desain scarf Sroja memiliki makna yang mendalam dan keunikan masing-masing.
Baca juga: Begini Strategi Produk Fesyen Lokal Curi Perhatian di Masa Pandemi
Harapannya dapat memberi warna baru, membawa kebaikan dan cinta untuk kehidupan.
Melalui Sroja, pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk dapat lebih selaras dengan alam yang menjadi sumber energi di kehidupan ini.
Baca juga: Robby Purba Berani Buka Bisnis Fesyen Meski Masih Ada Pandemi Karena Ada Dukun Roy Kiyoshi
“Kami berharap kedepannya Sroja dapat menjadi inspirasi untuk kita semua dalam mengapresiasi keindahan alam yang kita miliki dan menyerap seluruh energi baik yang ada didalamnya,” ujar Mira.
Brand Sroja didirikan oleh Samira alias Mira pada awal tahun 2022.
Baca juga: Awalnya Iseng Fesyen JUNGJI Justru Berkembang di Masa Pandemi Covid-19, Pasarkan Lewat Online
Memiliki passion di dunia fesyen, Mira menuangkan ide-idenya ke dalam sebuah scarf.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sroja-brand-fesyen-lokas-hadirkan-scarf-bertema-foliage-atau-dedaunan.jpg)